Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan pencegahan stunting sebagai langkah utama dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas. Langkah ini diambil untuk menjamin lahirnya generasi yang cerdas dan produktif di masa depan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang berlangsung di Posyandu Nusa Indah, Desa Jatiroto, pada Selasa (12/05/2026). Acara ini melibatkan berbagai pihak seperti TP PKK, kader Posyandu, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan peningkatan kualitas manusia sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang. Ia menambahkan bahwa stunting berdampak negatif pada perkembangan otak, kemampuan belajar, kesehatan, dan produktivitas anak di masa yang akan datang.
“Anak-anak saat ini adalah aset terbesar daerah. Gangguan tumbuh kembang sejak dini akan memengaruhi kualitas SDM ke depan secara signifikan,” ujar Dewi Natalia.
Dalam perspektif tersebut, pencegahan stunting bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, melainkan juga memerlukan edukasi tentang gizi seimbang, sanitasi lingkungan, pola hidup bersih dan sehat, serta pemberian ASI eksklusif. Gerakan GENTING mendorong solidaritas sosial dan gotong royong untuk membantu keluarga yang berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang memerlukan perhatian khusus pada aspek gizi dan kesehatan.
Dewi Natalia menambahkan bahwa masa 1.000 hari pertama kehidupan anak merupakan periode krusial yang menentukan tumbuh kembang optimal. Oleh karena itu, kualitas SDM unggul harus mulai dibangun sejak tahap tersebut agar generasi Lumajang mampu bersaing dan berkembang dengan baik.
Peran kader Posyandu juga mendapat apresiasi tinggi karena mereka menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, memberikan pendampingan dan edukasi hingga tingkat desa dan dusun.
Gerakan GENTING menjadi simbol kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan sinergi ini, Lumajang optimistis dapat mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memperkuat fondasi SDM unggul sebagai modal utama pembangunan daerah ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan