Media Kampung, Kediri – Penyanyi legendaris Ari Lasso menjadi bintang utama dalam puncak perayaan Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 yang digelar di Kota Kediri, Sabtu (25/7/2026) malam. Kehadirannya tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi momen nostalgia pribadi. Ari Lasso mengenang pengalaman manggung di sebuah lapangan terbuka pinggir Sungai Brantas 18 tahun lalu. “Ada lapangan di pinggir sungai dan tempatnya keren, bersih, dirawat. Itu salah satu momen berkesan dalam sejarah saya manggung di Kediri,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Grand Surya, Kediri, Sabtu.
Penampilan 15 Lagu dan Kejutan
Pelantun hits tanah air ini membocorkan akan membawakan sekitar 15 lagu pilihan, namun merahasiakan lagu pembuka sebagai kejutan bagi penonton. Ari Lasso menegaskan komitmennya untuk tampil maksimal tanpa memandang jumlah audiens. “Prinsip saya sama saja. Entah yang menonton 100 ribu orang atau cuma 50 orang, saya tetap akan tampil sebaik mungkin, sepenuh hati yang saya punya,” tegasnya.
Kuliner Khas dan Pesan untuk Anak Muda
Selain panggung, Ari Lasso juga mengaku senang bisa kembali ke Kediri. Kota ini punya tempat tersendiri di hatinya, termasuk kuliner legendarisnya. “Kalau ke sini pasti kangen Soto Pojok sama nasi pecel khas Kediri,” akunya. Ia pun menyisipkan pesan berharga bagi anak muda: “Jangan takut bermimpi. Apa pun cita-citamu, asal mau berjuang dan konsisten, semua pasti bisa terwujud.”
Dukungan Pemerintah dan Swasta
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan komitmen pemerintah kota menghadirkan seni pertunjukan berkualitas. Kehadiran Ari Lasso dinilai tepat karena karya-karyanya abadi. Dukungan juga datang dari PT Gudang Garam Tbk. Kabid Humas Ihwan Tri Cahyono menyatakan partisipasi perusahaan sebagai wujud bakti kepada masyarakat. “Kami ingin perayaan ini menjadi hiburan yang menyenangkan, sekaligus mempererat rasa persaudaraan seluruh warga Kota Kediri,” ujar Ihwan.
Malam puncak Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 ini diharapkan menjadi momen kebahagiaan bersama yang mempererat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat.















Tinggalkan Balasan