Media Kampung – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso menggelar Pekan PLUT KUMKM 2026 sebagai upaya membuka wawasan ekspor untuk pelaku UMKM di daerah tersebut. Acara yang berlangsung di Gedung PLUT KUMKM, Jalan Diponegoro, Bondowoso, ini bertujuan mempertemukan produk lokal dengan pasar internasional.

Kepala Diskoperindag Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, menyampaikan bahwa pelatihan yang diadakan menitikberatkan pada pemahaman tahap-tahap ekspor secara rinci. Ia menegaskan pentingnya produk UMKM memenuhi standar kualitas dan kebutuhan pasar global agar bisa bersaing di luar negeri.

Beberapa produk khas Bondowoso sudah berhasil merambah pasar luar negeri, seperti arang, tape krispi, dan sambal kecombrang. Selain itu, kerajinan berbahan batok kelapa juga diminati di Amerika Serikat, terutama oleh komunitas peselancar. Namun, Hergiar menyoroti bahwa produk-produk ini masih banyak dijual melalui perantara, sehingga nilai tambah yang diterima pelaku usaha lokal belum optimal.

Data Diskoperindag tahun 2023 menunjukkan terdapat sekitar 40 ribu UMKM di Bondowoso, namun hanya kurang dari 50 pelaku usaha yang pernah melakukan ekspor. Sebagian besar masih mengandalkan jasa titip atau agregator dari kota lain. Negara tujuan ekspor utama produk Bondowoso adalah Malaysia dan beberapa negara di Timur Tengah.

Hergiar berharap pelatihan ini dapat mengubah mindset pelaku UMKM yang selama ini menganggap ekspor sebagai hal sulit dan rumit. Diskoperindag juga bekerja sama dengan perbankan untuk menyediakan dukungan pembiayaan agar UMKM tidak terburu-buru menjual produk dalam bentuk mentah, sehingga potensi nilai tambah dapat meningkat.

Dengan adanya pemahaman lebih mendalam mengenai legalitas, administrasi, dan pasar ekspor, diharapkan produk UMKM Bondowoso dapat lebih kompetitif dan mampu menembus pasar internasional secara langsung. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro di Bondowoso melalui ekspansi pasar luar negeri.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.