Media Kampung – Kadinkes Bondowoso, M. Jasin, terpilih kembali sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Bondowoso pada Musyawarah Cabang I yang dilaksanakan di Aula Edelweiss, Bondowoso, Sabtu 25 April 2026.
Pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat meskipun mekanisme voting telah disiapkan sesuai AD/ART, menunjukkan komitmen anggota untuk menegakkan prinsip musyawarah dalam pengambilan keputusan.
“Ternyata teman-teman sepakat untuk memilih saya kembali di periode kedua,” ujar M. Jasin menegaskan dukungan luas dari rekan alumni.
Ia menambahkan bahwa IKA UNAIR bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan platform bagi alumni untuk berkontribusi pada pembangunan daerah dengan visi “Solid Bergerak dan Nyata Berdampak”.
Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, M. Jasin membawa pengalaman sektor kesehatan ke dalam kepemimpinan alumni, memperkuat sinergi antara institusi pemerintah dan jaringan alumni.
Dalam periode kedua, ia berencana mengalirkan program-program strategis dari pengurus wilayah maupun pusat IKA UNAIR ke tingkat lokal, termasuk kegiatan bakti sosial dan capacity building.
Program utama yang akan digulirkan meliputi bantuan kepada pemerintah daerah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui intervensi kesehatan preventif.
Data tahun 2024 menunjukkan bahwa 50 persen kasus AKI dan AKB di Bondowoso tidak disebabkan oleh komplikasi persalinan, melainkan oleh penyakit penyerta yang diderita ibu.
Untuk mengatasi hal tersebut, IKA UNAIR berencana menyelenggarakan skrining jantung bagi bayi baru lahir serta pemeriksaan kardiovaskular bagi ibu hamil.
“Kami berharap melalui skrining tersebut, gangguan kesehatan bisa dideteksi lebih dini,” harap M. Jasin, menekankan pentingnya deteksi dini dalam upaya menurunkan mortalitas.
Pelaksanaan skrining akan melibatkan tenaga medis profesional, peralatan diagnostik portable, serta dukungan logistik dari dinas kesehatan setempat.
Hasil skrining diharapkan dapat memberi data akurat bagi penyusunan kebijakan kesehatan daerah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan prenatal.
Selain program kesehatan, IKA UNAIR juga akan memperkuat program pendidikan dan pelatihan bagi alumni muda, guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Bondowoso.
Jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang akan dimobilisasi untuk mendukung proyek pembangunan infrastruktur kesehatan dan layanan sosial.
Anggota IKA UNAIR menyatakan antusiasme tinggi terhadap rencana-rencana tersebut, menilai bahwa kolaborasi lintas sektoral dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Rencana kerja akan disusun dalam rapat koordinasi pada bulan Mei 2026, dengan target pelaksanaan program utama pada kuartal ketiga tahun ini.
Saat ini, persiapan logistik dan pengadaan peralatan medis sedang dalam tahap finalisasi, menandakan kesiapan pelaksanaan skrining dalam waktu dekat.
Keberhasilan program ini diharapkan menjadi contoh bagi cabang IKA UNAIR lainnya dalam mengintegrasikan peran alumni dengan agenda kesehatan daerah.
M. Jasin menutup pertemuan dengan menyatakan komitmen penuh untuk menjalankan mandat kepemimpinan, serta mengajak seluruh alumni untuk berpartisipasi aktif dalam upaya menurunkan AKI dan AKB.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan sinergi alumni, diharapkan kondisi kesehatan ibu dan anak di Bondowoso akan mengalami perbaikan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan