Media Kampung – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempersembahkan Anugerah Mendikdasmen 2025 kepada unit kerja dan satuan kerja yang menunjukkan kinerja tata kelola terbaik, sekaligus menegaskan komitmen untuk menciptakan birokrasi yang ramah dan santun.
Enam kategori penghargaan diberikan, meliputi Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Pengawasan Kearsipan, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBK/WBBM).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit kerja yang berhasil menembus standar tertinggi di masing‑masing kategori. Ia menekankan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama, dedikasi, serta budaya kerja yang transparan dan akuntabel.
“Alhamdulillah, prestasi Kemendikdasmen di berbagai bidang terus meningkat dan ini menunjukkan kinerja serta kebersamaan yang mulai memberikan hasil nyata,” ujar Mendikdasmen dalam sambutan resmi. Ia menambahkan terima kasih atas kerja sama selama satu setengah tahun terakhir.
Secara spesifik, pada indikator Nilai Kinerja Anggaran (NKA) Kemendikdasmen menempati peringkat keempat secara nasional, menandakan peningkatan berkelanjutan dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Pada aspek SAKIP, jumlah satuan kerja dengan predikat AA naik dari 28 menjadi 48, mencerminkan konsistensi penerapan prinsip akuntabilitas.
Di bidang Keterbukaan Informasi Publik, 85 satuan kerja berpartisipasi dalam penilaian dan 18 di antaranya memperoleh predikat Informatif, menunjukkan kemajuan dalam penyediaan layanan informasi bagi publik. Pengawasan kearsipan yang dilakukan bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) juga menghasilkan penghargaan bagi unit yang menjaga ketertiban arsip.
Pengadaan Barang dan Jasa dinilai sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan tata kelola profesional dan berintegritas. Sementara itu, zona integritas menunjukkan peningkatan signifikan: dari 48 satuan kerja yang diusulkan pada tahun 2025, 14 memperoleh predikat ZI WBK dan 5 memperoleh predikat ZI WBBM.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa capaian ini merupakan refleksi evaluasi berkelanjutan dan dasar untuk meningkatkan kualitas layanan di masa depan. Ia mengajak semua jajaran untuk memperkuat budaya kerja yang ramah, santun, serta berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menilai transformasi tata kelola di Kemendikdasmen berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia memuji upaya kementerian dalam mengintegrasikan akuntabilitas dengan kepuasan publik.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan bahwa pengelolaan anggaran yang tepat menjadi indikator penting keberhasilan program. “Jika anggaran tepat, program berjalan; jika kinerja terukur, hasilnya jelas; dan jika transparansi dijaga, kepercayaan akan tumbuh,” ujarnya.
Pemberian Anugerah Mendikdasmen ini menegaskan komitmen kementerian untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani. Diharapkan semua unit kerja dapat mempertahankan prestasi dan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan