Media Kampung – Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Banyuwangi yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Kini total korban mencapai lima orang setelah seorang jemaah lanjut usia wafat di Makkah.
Jemaah terbaru yang wafat adalah Kusnudin, 85 tahun, warga Desa Setail, Kecamatan Genteng. Ia meninggal pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 01.18 Waktu Arab Saudi di King Faisal Hospital, Makkah, setelah menjalani perawatan intensif.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menyampaikan, berdasarkan laporan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Kusnudin mulai mengalami gangguan kesehatan pasca Armuzna. Gejalanya berupa sesak napas, batuk, serta penurunan nafsu makan dan minum.
Hasil pemeriksaan menunjukkan saturasi oksigen rendah dan tekanan darah menurun, sehingga pasien dirujuk ke King Faisal Hospital. Selama perawatan, ia mendapat terapi oksigen, antibiotik, cairan infus, hingga penanganan intensif di ruang ICU. Namun kondisinya terus memburuk akibat komplikasi gangguan paru dan infeksi berat.
Penyebab kematian almarhum berdasarkan diagnosis medis adalah ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), syok septik, dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Kondisi ini menunjukkan gagal napas berat yang diperberat infeksi sistemik sehingga menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh.
Amir menegaskan bahwa kelompok lanjut usia dan jemaah risiko tinggi masih menjadi yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan selama ibadah haji, terutama setelah Armuzna yang membutuhkan aktivitas fisik tinggi di tengah cuaca panas ekstrem.
Hingga 9 Juni 2026, dari total 1.317 jemaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 82 hingga 85, tercatat 401 jemaah masuk kategori risiko tinggi atau sekitar 30,4 persen. Seluruhnya masih dalam pemantauan kesehatan intensif oleh TKHI.
Dengan meninggalnya Kusnudin, total jemaah haji Banyuwangi yang wafat di Tanah Suci kini lima orang, yaitu Patonah binti Mat Yasir (71), H. Bilal bin Sangidun (85), H. Soejadi bin Mertokadiyo (85), Syuwandi bin Saji (78), dan Kusnudin bin Saikun (85).
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan seluruh jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menyempurnakan ibadah haji.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan