Media Kampung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menginisiasi program Kelurahan Binaan yang dihadirkan di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, pada Kamis, 21 Mei 2026. Program ini menyediakan berbagai layanan sosial, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan hukum, hingga penyuluhan pertanian dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat setempat.

Kegiatan utama program Kelurahan Binaan ini berpusat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, lokasi yang selama ini dipakai untuk pembinaan kemandirian warga binaan. Di sana, petugas lapas bersama aparat kelurahan memberikan edukasi sekaligus layanan langsung kepada warga, termasuk pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, penyuluhan hukum, dan penyuluhan pertanian yang diharapkan dapat meningkatkan wawasan serta kesadaran masyarakat di lingkungan Kelurahan Pakis.

Solichin menambahkan bahwa inisiatif ini juga bertujuan membangun hubungan yang lebih erat antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat di sekitarnya. Dengan demikian, warga dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran lapas dan turut mendukung kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di SAE Paswangi agar terus berkembang.

Sementara itu, Lurah Pakis, Moch Farid Isnaini, menyambut positif program tersebut. Ia menilai kehadiran layanan sosial dari Lapas Banyuwangi mampu membawa dampak nyata bagi warga, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan mereka. “Kami berharap program ini benar-benar membawa perubahan positif dan manfaat langsung kepada masyarakat di kelurahan kami,” ungkap Farid.

Dengan pelaksanaan program Kelurahan Binaan ini, Lapas Banyuwangi memperlihatkan komitmen memperluas peran institusinya tidak hanya sebagai tempat pemasyarakatan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial untuk masyarakat sekitar, terutama di bidang kesehatan, hukum, dan pertanian. Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi model bagi lapas lain dalam menjalankan fungsi sosialnya secara lebih luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.