Media Kampung – Srikandi PLN Banyuwangi memperlihatkan dedikasi tinggi pada peringatan Hari Kartini, menegaskan peran perempuan dalam layanan kelistrikan regional.
Acara berlangsung pada Senin, 21 April 2026, di kantor UP3 Banyuwangi, dengan partisipasi aktif karyawati di berbagai lini operasional.
Sejak pagi, para karyawati melaksanakan tugas di layanan pelanggan, dispatcher 20 kV, serta teknisi lapangan, memastikan kontinuitas pasokan listrik.
Keberadaan mereka di lapangan memungkinkan penanganan gangguan secara cepat, sehingga tingkat kepuasan pelanggan tetap tinggi.
Selain tanggung jawab profesional, para Srikandi juga menjalankan peran keluarga sebagai ibu dan istri, menyeimbangkan pekerjaan dan rumah tangga.
Manajer Unit Pelaksana, Dwi Indah Pratiwi, menekankan pentingnya contoh bagi generasi muda dalam bidang ketenagalistrikan.
"Melalui momentum Hari Kartini ini, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya mampu berkontribusi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami mampu dan kami bisa," ujar Dwi Indah Pratiwi.
Pernyataan tersebut mencerminkan semangat emansipasi yang diusung oleh PLN dalam rangka memperkuat citra inklusif perusahaan.
Data internal PLN mencatat bahwa perempuan menyumbang lebih dari 30% tenaga kerja di unit UP3 Banyuwangi pada tahun 2025.
Angka ini meningkat dua persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan tren positif dalam perekrutan gender seimbang.
Keberadaan Srikandi juga berkontribusi pada penurunan rata-rata waktu pemulihan gangguan (SAIDI) sebesar 5,2% selama kuartal pertama 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa diversitas tim dapat meningkatkan efisiensi operasional.
Dalam sesi diskusi, karyawati mengemukakan tantangan teknis seperti penggantian trafo dan penanganan beban puncak pada musim panas.
Mereka menyampaikan solusi berbasis kolaborasi tim, termasuk penggunaan aplikasi mobile monitoring untuk percepatan respon.
PLN UP3 Banyuwangi berencana memperluas program pelatihan khusus perempuan pada tahun mendatang, mencakup kompetensi manajerial dan teknis lanjutan.
Program tersebut akan melibatkan mitra akademik lokal untuk memberikan sertifikasi kompetensi.
Dengan dukungan pemerintah daerah, inisiatif ini diharapkan meningkatkan partisipasi perempuan dalam sektor energi.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyuwangi, Ir. Hadi Santoso, menyambut baik langkah tersebut.
"Pemberdayaan perempuan di bidang kelistrikan sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Banyuwangi," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan infrastruktur dan kebijakan insentif akan mempercepat pencapaian target listrik 100% pada tahun 2030.
Secara historis, Hari Kartini menjadi momentum nasional untuk mengangkat peran perempuan dalam berbagai bidang.
Pada konteks energi, peran Srikandi menjadi contoh konkrit transformasi sosial.
Analisis media sosial menunjukkan peningkatan interaksi positif terhadap postingan PLN tentang Hari Kartini, dengan lebih dari 12.000 likes dan 3.500 komentar dalam 48 jam.
Komentar mayoritas menyoroti inspirasi yang diberikan oleh para karyawati kepada generasi perempuan muda.
PLN berharap dampak ini dapat memicu minat karier di sektor kelistrikan, terutama di daerah terpencil.
Untuk memastikan keberlanjutan, tim manajemen akan melakukan evaluasi triwulanan terhadap kinerja tim Srikandi.
Laporan tersebut akan mencakup indikator kepuasan pelanggan, efektivitas penanganan gangguan, dan tingkat retensi karyawan perempuan.
Hasil evaluasi akan dijadikan dasar perbaikan kebijakan SDM dan program pengembangan kompetensi.
Seiring dengan upaya ini, PLN tetap berkomitmen pada standar keamanan kerja, memastikan semua karyawati dilengkapi dengan alat pelindung diri terbaru.
Keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di lapangan, terutama saat penanganan instalasi bertegangan tinggi.
Dengan semangat Kartini, Srikandi PLN Banyuwangi terus berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan listrik bagi masyarakat Jawa Timur.
Ke depan, diharapkan lebih banyak perempuan terlibat dalam proyek-proyek energi terbarukan yang akan diluncurkan oleh PLN di wilayah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan