Media Kampung – 17 April 2026 | Revitalisasi Pasar Banyuwangi kini berada pada tahap akhir dengan progres pembangunan mencapai 95 persen, menandakan hampir selesainya proyek yang dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Proyek ini direncanakan selesai secara fisik sebelum proses serah terima dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, dengan sisa pekerjaan berupa penyelesaian minor dan pengecekan akhir.
“Progresnya sudah 95 persen. Saat ini tinggal finishing dan pengecekan agar saat diserahterimakan tidak ada kekurangan,” ujar Suratno pada Kamis, 1 April 2026.
Verifikasi akhir dianggap krusial untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar teknis sebelum aset resmi dikelola oleh pemerintah daerah.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviatie, menegaskan bahwa pasar belum dapat langsung dioperasikan meski hampir selesai.
“Masih ada tahapan administrasi dan pengecekan dari pusat sebelum diserahkan ke daerah. Setelah itu baru bisa ditempati pedagang,” jelas Nanin.
Pemkab Banyuwangi telah memulai persiapan pendukung, termasuk penataan pedagang, penyusunan sistem pengelolaan, dan sosialisasi bagi calon pengguna pasar.
Revitalisasi ini diharapkan menghadirkan pasar yang lebih representatif, meningkatkan daya tarik wisata, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui peningkatan penjualan dan lapangan kerja.
Dengan progres 95 persen, pemerintah daerah optimis proses serah terima dapat dilakukan dalam waktu dekat, memungkinkan pasar dibuka untuk publik sesegera mungkin.
Proyek serupa di beberapa kota di Jawa Timur menunjukkan bahwa revitalisasi pasar tradisional dapat menggerakkan sektor UMKM dan memperkuat jaringan perdagangan daerah.
Saat ini tim teknis masih melakukan pemeriksaan akhir, termasuk uji kelistrikan, sanitasi, dan keamanan, sebagai persiapan resmi penyerahan pasar kepada pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan