Media Kampung – Polisi mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah adat Batak di kawasan Monumen Sisingamangaraja, Kota Medan. Peristiwa itu dipicu oleh seorang anak berusia 13 tahun berinisial M yang bermain korek api dan kaleng bekas obat nyamuk semprot.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, mengatakan pihaknya telah mengamankan M untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan anak tersebut tidak memiliki niat untuk membakar bangunan.
Kronologi Kebakaran
Peristiwa itu bermula saat M bermain di sekitar lokasi pada 22 Juni. Ia menemukan kaleng bekas obat nyamuk semprot, lalu menyemprotkannya sambil menyalakan korek api yang dibawanya. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyambar bangunan rumah adat.
M sempat berusaha memadamkan api, tetapi api telanjur membesar karena cuaca saat itu cukup terik. Akhirnya ia ketakutan dan meninggalkan lokasi.
Penanganan Hukum
Poltak menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Karena itu, M tidak ditetapkan sebagai tersangka maupun ditahan. Penanganan selanjutnya akan dilakukan melalui pendekatan pembinaan dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Polisi awalnya sempat menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, setelah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat anak tersebut berada di lokasi. Dari situlah polisi melakukan pencarian terhadap M.
Kondisi Anak
Camat Medan Kota Andi Syahputra mengapresiasi langkah cepat Polsek Medan Kota dalam mengungkap penyebab kebakaran. Menurut Andi, berdasarkan pengakuan anak tersebut, ia berasal dari Kabupaten Rokan Hilir dan sudah tidak memiliki kedua orang tua. Selama ini ia tinggal bersama neneknya, tetapi lebih sering hidup berpindah-pindah dan mengamen di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Medan.
Langkah Pemerintah
Andi memastikan rumah adat Batak yang terbakar merupakan aset milik Pemerintah Kota Medan. Pemerintah akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperbaiki bangunan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan