Media Kampung – Peristiwa dramatis terjadi di Jembatan Cirahong yang menjadi batas antara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa siang, 2 Juni 2026. Seorang pria berinisial M, berusia sekitar 30 tahun dan berasal dari Manonjaya, Tasikmalaya, sempat membuat geger karena mencoba melompat dari jembatan tersebut.
Kejadian bermula ketika M memarkir sepeda motornya di tengah jembatan kemudian berjalan ke tepian dengan gelagat mencurigakan. Aksi tersebut langsung menarik perhatian pengendara motor yang melintas dan segera melaporkannya kepada para pedagang di sekitar lokasi.
Adila, salah satu pedagang yang berada di lokasi, menceritakan bahwa dirinya bersama rekannya, Mang Wawan, langsung bergegas ke jembatan setelah mendapat kabar tersebut. “Kejadiannya tadi jam 10 kurang sebelum kereta melintas. Sedang jualan dikasih tahu sama yang melintas di motor katanya ada seorang pria yang mau lompat, jadi saya sama Mang Wawan langsung ke jembatan,” ujarnya.
Sesampainya di lokasi, mereka mendapati M tengah berteriak dan meronta dengan tenaga yang besar. Pria bertubuh kekar ini sempat memberikan perlawanan hingga salah satu pedagang terkena tendangan di dada. Butuh sekitar 10 orang termasuk warga, pedagang, dan pengendara untuk menahan serta mengamankan pria tersebut agar tidak melompat.
Wawan menambahkan, untuk mencegah M melarikan diri dan mengulangi aksi nekatnya, mereka akhirnya mengikat kaki dan tangan pria itu menggunakan tali. “Pria itu berteriak keras di jembatan, diduga akan lompat. Kami berusaha membantu menyelamatkan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Setelah berhasil diamankan, M dibawa ke sisi Tasikmalaya. Seorang perempuan paruh baya yang diduga keluarganya juga hadir dan memeluk pria tersebut, menandakan upaya penyelamatan berjalan dengan baik. Rekaman aksi heroik warga ini kemudian menyebar luas melalui aplikasi pesan instan.
Peristiwa ini kembali menyoroti Jembatan Cirahong yang kerap menjadi lokasi kejadian tidak biasa di perbatasan antara Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya. Kejadian yang berlangsung cepat ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian warga dalam menghadapi situasi darurat demi menyelamatkan nyawa sesama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




