Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Dadan Hindayana. Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 3 Juni 2026.

Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan sejak Kabinet Merah Putih dibentuk pada 2024.

Lahir di Madiun pada 3 Januari 1968, Nanik memulai karier sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Ia kemudian menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Femme, Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di beberapa media seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Karier politiknya mencuat saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur. Setelah Prabowo menang di Pilpres 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145P Tahun 2024.

Pada Juni 2025, ia ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Namun pada 17 September 2025, ia beralih menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan meninggalkan jabatannya di BP Taskin.

Nanik juga sempat menjadi saksi dalam kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet pada 2018 yang ditangani Polda Metro Jaya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 17 Januari 2025, total kekayaan Nanik mencapai Rp6.303.290.605 tanpa utang. Sebagian besar aset berupa tanah dan bangunan di Depok dan Bekasi senilai Rp5,402 miliar. Ia juga memiliki kendaraan senilai Rp705 juta, terdiri dari BMW 520i CKD AT tahun 2014 (Rp460 juta), Toyota Fortuner 2.7 Lux AT tahun 2013 (Rp180 juta), dan Toyota Avanza 1.3 G tahun 2007 (Rp65 juta). Kas dan setara kas mencapai Rp196,29 juta.

Dengan latar belakang sebagai jurnalis, pengelola media, politikus, dan pejabat negara, Nanik kini memimpin BGN yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keberlanjutan program tersebut akan menjadi sorotan utama publik di bawah kepemimpinannya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.