Media Kampung – Sebanyak 11 madrasah di Kabupaten Jombang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata 2026, sebuah pengakuan atas komitmen dalam membangun budaya peduli lingkungan di satuan pendidikan. Prestasi ini menegaskan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui pelestarian lingkungan.

Selain penghargaan Adiwiyata, lima madrasah di Jombang juga masuk dalam 10 besar finalis Inovasi Teknologi Lingkungan (Inotech) 2026. Hal ini menunjukkan inovasi yang lahir dari lingkungan madrasah semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penguatan Program Ekoteologi

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Jombang, Nur Khojin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan program ekoteologi yang diterapkan di madrasah. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari proses pendidikan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.

“Kami terus mendorong seluruh madrasah agar tidak hanya mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Gerakan ekoteologi menjadi salah satu ikhtiar untuk menanamkan tanggung jawab terhadap alam sebagai bagian dari nilai keimanan,” ujarnya, Senin, 29 Juni 2026.

Program Unggulan

Nur Khojin menjelaskan, penguatan budaya ramah lingkungan dilakukan melalui berbagai program, di antaranya Gerakan Bersama Olah Sampah Jadi Sedekah (Gema Sajadah), Tanam Pelihara Jadi Guna dan Manfaat (Tali Jagat), serta Gerakan Madrasah Hijau Asri (Gema Hijas). Program tersebut dirancang untuk membangun kebiasaan hidup bersih, mengelola sampah secara produktif, serta meningkatkan kepedulian warga madrasah terhadap kelestarian lingkungan.

Komitmen Kemenag Jombang

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Muhajir, menegaskan bahwa pendidikan berbasis ekoteologi akan terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi madrasah. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak dini melalui dunia pendidikan.

“Madrasah harus mampu menjadi contoh dalam membangun budaya cinta lingkungan. Merawat alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Karena itu, kami akan terus memperluas berbagai inovasi agar lahir generasi yang religius, berkarakter, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Daftar Madrasah Penerima Penghargaan

Sebelas madrasah penerima Penghargaan Adiwiyata 2026 terdiri dari MIS Muawanah, MIS Ar Rohmah, MIS Babussalam Kalibening, MIS Sunan Kalijogo, MIS Babussalam, MI Darul Hikmah, MI Bustanul Ulum, MI Plus Darul Falah, MI Muhammadiyah 5, MI Miftahul Huda, dan MIS Al Mursyidah.

Sementara itu, lima madrasah yang berhasil menembus 10 besar finalis Inovasi Teknologi Lingkungan 2026 adalah MAN 4 Jombang, MAN 1 Jombang, MAS Al Hikam, MTsS Al Hikam, dan MTsN 16 Jombang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.