Media Kampung – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA pada tahun 2026. Program ini mencakup renovasi gedung sekolah di seluruh Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, mengungkapkan bahwa target tersebut meningkat signifikan dari rencana awal. Sebelumnya, pemerintah hanya menargetkan revitalisasi 11.744 sekolah dengan anggaran Rp14 triliun. Namun, komitmen Presiden untuk meningkatkan mutu pendidikan mendorong penambahan 60 ribu sekolah sehingga total menjadi 71.744.
Hingga saat ini, sekitar 70 persen dari target awal 11.744 sekolah telah diselesaikan. Beberapa di antaranya bahkan sudah rampung pada Juli atau Agustus dan siap diresmikan untuk menyambut tahun ajaran 2026/2027. Program ini tidak hanya fokus pada perbaikan sarana prasarana, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat.
Menurut Abdul Muti, revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola, di mana proses pembangunan dan perbaikan dilaksanakan langsung oleh setiap satuan pendidikan. Skema ini mendorong keterlibatan masyarakat setempat sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja di daerah. Diperkirakan sekitar 1,1 juta orang akan bekerja dalam proyek ini selama 3 hingga 8 bulan.
Program revitalisasi sekolah mendapat sambutan positif, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Saat meninjau ke daerah-daerah tersebut, Abdul Muti melihat pengelola sekolah dan siswa sangat mengapresiasi program ini. Baik sekolah negeri maupun swasta menjadi sasaran revitalisasi di seluruh Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan