Media Kampung – Universitas Islam Malang (UNISMA) mengambil langkah strategis untuk perkuat riset dengan menggandeng Constructor University Bremen, Jerman. Kerja sama ini diwujudkan melalui kunjungan resmi delegasi UNISMA ke kampus Constructor University beberapa waktu lalu.
Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., memimpin langsung delegasi yang juga terdiri dari Ketua Umum Yayasan UNISMA Prof. Dr. Ir. Agus Sugianto, S.P., M.P., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Sumber Daya Manusia, dan Keuangan Dr. H. Ronny Malavia Mardani, S.E., M.M., MOS, serta Ketua Lembaga Urusan Internasional Dr. Imam Wahyudi Karimullah, S.S., M.A. Mereka diterima oleh Provost, Vice-President Head of Academic Operations Constructor University Bremen, Dr. Frazer Cairns, dan Prof. Dr.-Ing. Hendro Wicaksono, akademisi Indonesia yang memimpin kelompok riset Data-Driven Industrial Systems di universitas tersebut.
Dalam pertemuan itu, kedua institusi membahas sejumlah peluang kerja sama strategis. Program yang direncanakan mencakup adjunct professorship, penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, hingga penyusunan proposal hibah penelitian global.
Prof. Junaidi menyatakan bahwa Constructor University merupakan mitra potensial dengan rekam jejak kuat dalam pengembangan pendidikan tinggi berstandar internasional. Ia melihat peluang besar untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret, yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan kedua institusi.
Prof. Hendro Wicaksono menyambut baik komitmen UNISMA dalam memperluas kolaborasi internasional. Menurutnya, sinergi kedua perguruan tinggi berpotensi melahirkan inovasi dan kontribusi akademik yang lebih luas, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi berbasis riset.
Kunjungan ke Constructor University Bremen merupakan bagian dari agenda internasionalisasi UNISMA di Eropa. Program ini dirancang untuk memperluas kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, industri, dan lembaga internasional guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat mendorong implementasi program-program kolaboratif yang terukur dan berkelanjutan. Kesepakatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama jangka panjang yang mampu memperkuat kapasitas riset serta meningkatkan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam jejaring akademik global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan