Media Kampung – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Tianjin Medical University (TMU) dari China dalam upaya mendorong inovasi pendidikan dan riset medis. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada Sabtu, 9 Mei 2026, menandai langkah konkret kedua institusi untuk memperkuat kolaborasi internasional di bidang kedokteran.
Kunjungan delegasi UNDIP ke Tianjin bertepatan dengan penyelenggaraan International Symposium on Medical Education yang mengangkat tema “AI Empowering International Education: Opportunities and Transformations in Global Student Mobility”. Acara ini berlangsung di Academic Lecture Hall 201, International Medical School Building TMU dan dipimpin oleh Prof. Ai Ding, Wakil Rektor Tianjin Medical University.
Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menjadi salah satu pembicara utama dalam simposium tersebut. Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Transforming Medical Education in Indonesia: Integrating Artificial Intelligence, Global Mobility, and Oncology Training – Insights from Universitas Diponegoro”, Prof. Yan Wisnu menguraikan gagasan integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan kedokteran, khususnya pelatihan onkologi, sebagai upaya menjawab tantangan peningkatan kualitas pendidikan medis di negara berkembang.
Delegasi UNDIP yang hadir di antaranya Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan dr. Muflihatul Muniroh, M.Si., Med., Ph.D., serta beberapa pakar dari Fakultas Kedokteran lainnya, turut mendukung misi transformasi pendidikan kedokteran berbasis teknologi canggih. Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Dekan Fakultas Kedokteran dalam kegiatan tersebut.
Penandatanganan MoU menjadi puncak kunjungan yang menegaskan komitmen kedua universitas untuk mengembangkan program pendidikan dokter umum, spesialis, dan subspesialis, serta memperkuat riset dan publikasi bersama. Kerja sama ini juga mencakup pertukaran mahasiswa yang diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar dan mobilitas global para calon dokter.
Kolaborasi dengan Tianjin Medical University, salah satu institusi medis terkemuka di China, diharapkan dapat meningkatkan standar pendidikan dan riset di UNDIP. Sinergi ini membuka peluang bagi lulusan Fakultas Kedokteran UNDIP untuk bersaing secara internasional serta membawa praktik kedokteran terbaik ke Indonesia.
Dengan langkah strategis ini, UNDIP menegaskan posisinya sebagai pemain penting dalam pendidikan kedokteran global yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia medis masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan