Media KampungJalur Prestasi SPMB Jakarta 2026 mengalami perubahan signifikan dengan dimasukkannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai komponen penilaian tambahan. Kepala Subkelompok Pengembangan Karir Disdik DKI Jakarta, Aid Sasmita, mengungkapkan bahwa bobot nilai TKA dalam seleksi jalur ini sebesar 30 persen, sementara nilai rapor tetap menjadi komponen utama dengan bobot 70 persen.

“Jadi memasukkan nilai TKA dengan komposisi 70-30. 70 persen nilai rapor tetap, 30 untuk TKA,” ujar Aid dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa kehadiran TKA menjadi pembeda utama dibandingkan tahun sebelumnya yang belum menggunakan tes tersebut.

Menurut Aid, mekanisme pendaftaran secara umum tidak mengalami banyak perubahan. Namun, penerapan TKA memberikan instrumen baru dalam sistem seleksi agar lebih objektif dan komprehensif. “Kita harapkan kombinasi nilai rapor dan TKA dapat menghasilkan proses seleksi yang lebih objektif dan komprehensif,” jelasnya.

SPMB DKI Jakarta 2026 memiliki empat jalur utama, yaitu Jalur Domisili, Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, dan Jalur Mutasi. Aid menegaskan bahwa persyaratan untuk Jalur Domisili masih sama, dengan sistem prioritas untuk SMP dan SMA, sementara SMK tidak menggunakan domisili dan SD memiliki dua prioritas.

Dengan skema baru ini, nilai TKA menjadi salah satu faktor penting bagi calon murid yang ingin mendaftar melalui Jalur Prestasi. Orang tua dan siswa diharapkan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi seleksi yang lebih ketat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.