Media KampungAzerbaijan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dengan Indonesia sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Azerbaijan ke-108 pada 21 Mei 2026 di Jakarta. Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Ramil Rzayev, menyampaikan pentingnya pengembangan kolaborasi akademik dan pertukaran budaya sebagai pondasi hubungan bilateral kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Ramil menyoroti peran Universitas Bahasa Negeri Azerbaijan yang menjadi simbol persahabatan antara Azerbaijan dan Indonesia melalui kehadiran Pusat Kebudayaan Indonesia sejak 2010. Ia menilai kerja sama pendidikan dan budaya ini dapat memperdalam pemahaman masyarakat kedua negara sekaligus membuka peluang riset bersama.

Ramil juga mengajak mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di universitas-universitas Azerbaijan, menggarisbawahi manfaat program pertukaran akademik dalam mempererat hubungan generasi muda. Selain itu, Azerbaijan mendorong kolaborasi di bidang teknologi, energi hijau, dan transformasi digital untuk mendukung kerja sama akademik jangka panjang yang berkelanjutan.

Selain aspek pendidikan, peringatan hari kemerdekaan tersebut juga menampilkan peluang investasi di wilayah Karabakh dan Zangazur Timur yang kini tengah dikembangkan dengan fasilitas modern seperti taman industri, pertanian, dan desa pintar. Kawasan ini dinilai berpotensi menarik minat perusahaan Indonesia untuk berinvestasi.

Sektor pariwisata turut menjadi fokus pengembangan hubungan kedua negara. Ramil menekankan potensi wisata halal, budaya Islam, dan medis di Azerbaijan yang semakin diminati wisatawan Indonesia. Ia menyebutkan destinasi pegunungan dan situs bersejarah di Azerbaijan sebagai daya tarik utama bagi para pelancong Muslim.

Dari pihak Indonesia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli hadir mewakili pemerintah dan menyambut baik penguatan kerja sama di bidang strategis termasuk jaminan sosial, pendidikan kejuruan, pelatihan keterampilan tenaga kerja muda, serta perlindungan sosial bagi pekerja migran. Ia mengharapkan kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui kunjungan timbal balik dan seminar bersama antar lembaga terkait.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Azerbaijan telah terjalin sejak 1992 dengan konsistensi pengembangan kerja sama bilateral dan dialog politik di tingkat tinggi. Selama lebih dari tiga dekade, kedua negara juga aktif berkolaborasi dalam forum internasional seperti PBB, Non-Blok, OKI, dan D-8 yang memperkuat posisi mereka di kancah global.

Dengan berbagai inisiatif yang terus dijalankan, Azerbaijan dan Indonesia berupaya memperdalam kemitraan terutama dalam sektor pendidikan dan budaya sebagai dasar untuk memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.