Media Kampung – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2024–2029, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan pembekalan kepada 1.760 calon wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM) sarjana dan sarjana terapan pada Selasa, 19 Mei 2025. Acara berlangsung di lantai 2 Grha Sabha Pramana UGM, satu hari sebelum pelaksanaan wisuda yang dijadwalkan pada 20 dan 21 Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan menekankan bahwa wisuda bukan hanya soal kelulusan akademik, melainkan sebuah titik awal memasuki dunia nyata yang penuh tantangan. Ia mengingatkan bahwa pengalaman di bangku kuliah berbeda dengan kondisi di lapangan, di mana realitas seringkali tidak sesuai dengan teori yang dipelajari. “Sering kali realitas tidak selalu hadir sesuai dengan isi proposal yang teman-teman pikirkan,” ujarnya.

Sultan juga menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari ujian di lingkungan yang lebih nyata. Ia mencontohkan bahwa dalam dunia profesional, keputusan yang diambil memiliki dampak luas dan tidak bisa semudah memperbaiki nilai buruk seperti di kampus. Oleh karena itu, para wisudawan harus siap menghadapi tanggung jawab dan tekanan yang lebih besar di dunia kerja.

Lebih jauh, Sultan mengajak para calon wisudawan untuk mulai merancang target dan perencanaan hidup secara matang, tidak lagi menjalani kehidupan secara kebetulan. Ia menekankan pentingnya membangun tidak hanya hard skill, tetapi juga soft skill seperti integritas dan kecerdasan emosional, terutama ketika menghadapi persaingan dengan kecanggihan teknologi dan kecerdasan buatan.

Selain itu, Sultan menyoroti pentingnya kreativitas dan inovasi bagi lulusan baru. Mereka tidak hanya diharapkan mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang bisnis dan menguasai teknologi digital untuk bersaing di pasar global. Ia mengakhiri sambutannya dengan pesan agar para wisudawan tidak hanya bercita-cita menjadi sukses secara pribadi, tetapi juga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, negara, dan agama.

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para calon wisudawan. Ia mendukung materi pembekalan yang diberikan dan berharap agar para lulusan dapat meningkatkan keterampilan mereka sebagai persiapan memasuki dunia profesional. Arie menegaskan bahwa alumni UGM harus mampu memberikan dampak positif bagi bangsa dengan memiliki karakter yang kuat, adaptif, inovatif, kolaboratif, dan mampu memimpin diri sendiri.

Kegiatan pembekalan ini menjadi momen penting bagi para calon wisudawan UGM untuk menyadari tantangan dan peluang di masa depan setelah meninggalkan lingkungan kampus. Dengan bekal motivasi dan pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan siap menghadapi dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.