Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan edukasi bertajuk “Melestarikan Kebersihan Lingkungan Sekolah” di TK DWP 3 Kapongan, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo pada Senin, 20 April 2026, dengan tujuan menumbuhkan generasi peduli lingkungan.
Kegiatan tersebut melibatkan 15 mahasiswa KKN, kepala sekolah, kader desa, serta lebih dari 30 orang wali murid yang hadir untuk mendengarkan sosialisasi mengenai pentingnya kebersihan sebagai bagian integral pola hidup sehat.
Program edukasi berfokus pada penanaman kesadaran sejak usia dini, mengajak anak-anak memahami hubungan antara kebersihan lingkungan sekolah dan kesehatan tubuh, serta menekankan peran aktif orang tua dalam memperkuat kebiasaan positif.
Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai prosedur kebersihan harian, pemilahan sampah, serta cara menjaga kebersihan area bermain, sambil menanggapi pertanyaan wali murid yang mengutarakan tantangan praktis di rumah.
Setelah sesi teori, anak-anak bersama wali murid melakukan praktik menanam bunga dalam pot, sebuah kegiatan yang mengajarkan cara merawat tanaman sekaligus memperindah lingkungan belajar dengan cara yang menyenangkan.
Salah satu mahasiswa KKN menyatakan, “Kami berharap edukasi ini tidak hanya menjadi acara sekali saja, melainkan menumbuhkan kebiasaan bersih yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan rumah,” menegaskan komitmen mereka terhadap perubahan jangka panjang.
Anak-anak terlihat antusias, mengikuti instruksi dengan semangat, sementara wali murid secara aktif membantu proses penanaman, menciptakan suasana kolaboratif yang memperkuat pesan kebersihan.
Kepala sekolah TK DWP 3 Kapongan menambahkan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan orang tua, karena menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan yang dapat diterapkan di semua ruang belajar,” dan mengapresiasi dukungan mahasiswa KKN.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya nasional untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, mengingat pentingnya pendidikan lingkungan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi ekosistem.
Hasil evaluasi sementara menunjukkan peningkatan pemahaman anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan, serta niat wali murid untuk menerapkan praktik serupa di rumah, yang diharapkan dapat memperluas dampak sosial program.
Mahasiswa KKN berencana melanjutkan serangkaian kegiatan serupa di beberapa sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Situbondo, dengan menambahkan modul tentang daur ulang dan penggunaan bahan ramah lingkungan.
Sejauh ini, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala teknis, dan pihak sekolah bersedia menjadikan program ini sebagai agenda rutin tahunan untuk memastikan generasi yang lebih bersih, sehat, dan peduli lingkungan terus terlahir.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan