Media Kampung – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melakukan takziah ke rumah duka Muhammad Rifki Renaldi Gunawan di Lingkungan Cipeuteuy Baru, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (30/6/2026). Rifki merupakan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdeskel) yang meninggal dunia saat mengikuti pelatihan dasar militer (Latsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam kunjungannya, Dudung menyampaikan belasungkawa atas nama negara. “Kami datang ke sini atas nama negara untuk memberikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Kita merasa kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang sedang melaksanakan pendidikan,” ujarnya. Pemerintah juga telah menyerahkan santunan kepada keluarga korban. “Tadi saya memberikan santunan kepada keluarga korban,” tambahnya.
Pasca kejadian, KSP langsung melakukan evaluasi total terhadap program Latsarmil. Durasi pelatihan yang semula dua bulan dipangkas menjadi satu setengah bulan. Kegiatan fisik juga dikurangi semaksimal mungkin untuk menghindari kejadian serupa. “Kegiatan-kegiatan fisik sudah mulai ditiadakan, dikurangi semaksimal mungkin, dan dititik beratkan kepada bagaimana manajemen perkoperasian karena ini calon-calon manajer nantinya,” jelas Dudung.
Terkait potongan video viral yang memperlihatkan peserta membawa senjata saat pelatihan, Dudung memberikan klarifikasi. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari pendidikan dasar kemiliteran yang wajar di Indonesia. “Saya juga seorang militer. Pendidikan dasar kemiliteran memang rata-rata seperti itu, bahkan sejak saya lulus SMA dan masuk akademi militer. Kita ini menganut Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” katanya. Ia menambahkan bahwa Indonesia memilih pendekatan bela negara melalui pelatihan komponen pendukung, bukan wajib militer seperti di beberapa negara lain, sehingga masyarakat siap digerakkan dalam kondisi darurat.
Setelah takziah, rombongan KSP bertolak untuk berziarah ke makam almarhum. Selain Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, tercatat empat peserta SPPI lainnya yang meninggal dunia: Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, dan Nola Dya Sari.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan