Media Kampung – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lingkungan Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemendukbangga) dan BKKBN pada tahun 2026 bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi tangguh. Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, menyampaikan bahwa kekuatan keluarga menjadi kunci utama dalam membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan Indonesia yang maju.

Budi Setiyono menuturkan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa kini telah bergeser dari kedaulatan wilayah ke ranah kedaulatan informasi dan transformasi digital. Hal ini menuntut upaya yang lebih serius dalam menjaga kualitas generasi muda agar mampu beradaptasi dan bersaing di era digital. Menurutnya, peringatan Harkitnas tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari teknologi dan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan menjaga anak-anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

Pemerintah melalui berbagai program strategis terus memperkuat pondasi keluarga dan generasi muda. Program seperti Makan Bergizi Gratis, perluasan akses pendidikan lewat pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda, serta layanan kesehatan termasuk cek kesehatan gratis, menjadi upaya nyata yang dihadirkan untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mengedepankan perlindungan anak di ruang digital dengan mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Dalam amanat yang dibacakan, Budi menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah konkret negara dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak. Ia menyatakan, “Dengan adanya kebijakan ini, kita menjamin bahwa anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sesuai dengan usia dan etika, sehingga mendukung perkembangan mereka secara optimal.”

Budi Setiyono juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk menyadari bahwa masa depan Indonesia terletak pada anak-anak yang saat ini membutuhkan perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang mendukung. Semangat Hari Kebangkitan Nasional kini tidak hanya bermakna perjuangan kemerdekaan, tetapi juga menjadi perjuangan menjaga kualitas generasi penerus agar mampu berdiri tegak dan menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

Dengan berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan, Kemendukbangga dan BKKBN menegaskan komitmen mereka dalam membangun keluarga yang kuat sebagai pondasi utama untuk menciptakan generasi tangguh. Upaya ini diharapkan dapat mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berdaulat, sesuai dengan cita-cita bangsa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.