Media Kampung – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan tanggal pelaksanaan Muktamar ke-35 yang akan berlangsung dari 1 hingga 5 Agustus 2026. Agenda utama dalam pertemuan besar ini adalah memilih Ketua Umum PBNU untuk masa jabatan 2026-2031.
Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal PBNU, menyampaikan bahwa persiapan tengah berjalan termasuk verifikasi peserta yang memiliki hak suara dalam Muktamar tersebut. Meski tanggal sudah ditetapkan, lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 masih belum diputuskan secara final dan tengah dibahas secara internal.
Beberapa daerah yang diusulkan menjadi tuan rumah acara ini adalah Nusa Tenggara Barat, Sumatra Barat, dan Jawa Timur. Pemilihan lokasi mempertimbangkan kemudahan akses transportasi, ketersediaan fasilitas pendukung, serta waktu persiapan yang terbatas menjelang acara.
Sebelum pelaksanaan Muktamar, PBNU juga akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) pada Juni 2026. Hasil dari dua agenda ini nantinya akan menjadi bahan pembahasan utama dalam Muktamar ke-35 PBNU.
Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya dua proses tersebut sebagai bagian dari persiapan matang guna memastikan Muktamar berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang mewakili aspirasi anggota Nahdlatul Ulama secara luas.
Hingga saat ini, PBNU masih fokus pada proses finalisasi peserta dan lokasi, dengan tetap menjaga koordinasi antar pihak terkait agar Muktamar ke-35 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan umat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan