Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 harus berjalan dengan prinsip transparan, objektif, dan tanpa diskriminasi guna memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh calon peserta didik.

Pelaksana tugas Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyatakan bahwa seluruh sekolah di wilayah tersebut wajib memberikan layanan yang adil kepada setiap pendaftar tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada perlakuan berbeda dalam proses penerimaan siswa baru.

Lisdyarita menambahkan bahwa deklarasi SPMB yang dilakukan bukan sekadar acara seremonial, melainkan merupakan komitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola penerimaan siswa secara terbuka dan profesional. Pemerintah daerah juga meminta agar sekolah membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat agar mencegah potensi masalah atau pengaduan selama proses penerimaan berlangsung.

“Kami berharap tidak ada laporan terkait pelaksanaan yang melanggar aturan. Semua tahapan harus transparan,” ucap Lisdyarita.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menegaskan bahwa seluruh sekolah harus menerapkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses SPMB. Ia menekankan pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat dan wali murid mengenai mekanisme, persyaratan, serta tahapan penerimaan.

Nurhadi menambahkan bahwa pelaksanaan SPMB harus objektif dan bebas dari segala bentuk diskriminasi. Sekolah juga diminta untuk responsif dalam memberikan layanan informasi sepanjang proses penerimaan siswa baru berlangsung agar semua calon peserta didik mendapat kesempatan yang sama.

Dengan penegasan ini, Pemkab Ponorogo berupaya memastikan bahwa sistem penerimaan murid baru berjalan adil dan transparan sehingga setiap anak berpeluang memperoleh pendidikan tanpa hambatan diskriminatif. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.