Media KampungDudung Abdurahman resmi dilantik menjadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) pada Senin, 27 April 2026, menandai kembalinya tokoh militer senior ke posisi strategis pemerintahan.

Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Jenderal (Purn) Dudung Abdurahman lahir pada 19 November 1965 di Bandung, Jawa Barat, sebagai anak ketujuh dari tujuh bersaudara; ayahnya, Nasuha, bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Koramil III/Siliwangi.

Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Patrakomala Bandung (1972‑1979), melanjutkan ke SMP Kartika XIX‑1 Bandung (lulus 1982), dan menamatkan SMA Negeri 9 Bandung pada 1985 sebelum diterima di Akademi Militer (Akmil) angkatan 1988.

Setelah lulus Akmil, Dudung menapaki karier militer dengan mengisi berbagai jabatan penting, termasuk Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Kodam Jaya, dan menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021 hingga pensiun pada 2023.

KSP berfungsi sebagai lembaga koordinasi utama Presiden dalam penyusunan kebijakan strategis, sehingga penunjukan mantan militer ini dipandang sebagai upaya memperkuat stabilitas nasional dan efisiensi tata kelola pemerintahan.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyatakan, “Penunjukan Dudung Abdurahman mencerminkan kepercayaan penuh pada integritas dan profesionalisme yang diperlukan untuk menavigasi tantangan keamanan dan pembangunan bangsa.”

Penggantian ini sekaligus memindahkan M. Qodari ke jabatan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menandai rotasi strategis dalam struktur eksekutif untuk meningkatkan sinergi antara komunikasi dan kebijakan.

Dalam beberapa pekan ke depan, Dudung Abdurahman diperkirakan akan memprioritaskan penyusunan agenda keamanan siber, koordinasi antar‑lembaga, serta penguatan kebijakan pertahanan nasional yang selaras dengan visi pembangunan ekonomi jangka panjang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.