Media Kampung – Pantau Pelaksanaan TKA di Jawa Timur, Kepala BBPMP Jatim Dr. Praptono, M.Ed., melakukan kunjungan ke SD Kiddoz, Mojokerto, untuk mengawasi ujian kompetensi siswa. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya memastikan standar nasional TKA jenjang SD diterapkan secara konsisten.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, beserta tim teknis dan Wali Wilayah BBPMP Jatim. Kehadiran para pejabat menegaskan komitmen bersama terhadap kualitas pelaksanaan ujian.

Selama pemantauan, tim BBPMP mencatat bahwa proses TKA berlangsung tertib, dengan peserta didik menunjukkan semangat tinggi. Kondisi lapangan yang kondusif mencerminkan persiapan matang dari sekolah dan dinas terkait.

Para proktor di SD Kiddoz telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Bimtek tersebut fokus pada penggunaan aplikasi ujian, manajemen sesi, serta penanganan kendala teknis.

Persiapan teknis mencakup pengecekan infrastruktur jaringan, kelengkapan perangkat keras, dan keamanan data hasil ujian. Semua aspek tersebut diuji secara menyeluruh sebelum hari H.

TKA jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026, menandai pelaksanaan pertama secara nasional. Jadwal tersebut telah disosialisasikan kepada semua satuan pendidikan yang berpartisipasi.

SD Kiddoz, sebagai salah satu sekolah percontohan, menyiapkan ruang ujian yang memenuhi standar pencahayaan dan kebisingan. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mendukung konsentrasi siswa.

Para siswa menunjukkan kesiapan mental dan fisik, dengan tingkat kehadiran hampir 100 persen. Semangat mereka tercermin dalam kepatuhan mengikuti prosedur masuk ruang ujian.

Tim BBPMP Jatim mencatat bahwa tidak ada gangguan signifikan selama proses ujian di SD Kiddoz. Semua sesi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Hasil pemantauan akan dijadikan acuan untuk perbaikan pada pelaksanaan TKA di daerah lain. BBPMP berkomitmen mengirimkan laporan evaluasi kepada Kementerian Pendidikan.

Selain Bimtek proktor, Dinas Pendidikan juga mengadakan sosialisasi bagi guru dan orang tua siswa. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman tentang manfaat TKA bagi pengembangan kompetensi.

Para guru di SD Kiddoz dilibatkan dalam proses persiapan, termasuk penyesuaian materi belajar yang relevan dengan kompetensi yang diujikan. Partisipasi aktif guru memperkuat dukungan terhadap siswa.

Orang tua siswa diberikan informasi lengkap mengenai tata cara pelaksanaan ujian melalui surat edaran. Hal ini membantu mengurangi kekhawatiran dan memastikan dukungan rumah yang optimal.

Penggunaan aplikasi ujian berbasis daring memungkinkan monitoring real‑time oleh tim teknis. Data hasil ujian akan diproses secara terpusat untuk analisis kompetensi nasional.

Keberhasilan pelaksanaan di SD Kiddoz diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain di Jawa Timur. BBPMP Jatim berencana memperluas model pemantauan ke kabupaten lain.

Seluruh proses diawasi ketat untuk mencegah kecurangan, termasuk verifikasi identitas peserta dan pengawasan kamera. Langkah ini menegakkan prinsip integritas ujian.

Setelah selesai, tim BBPMP mengadakan debriefing singkat bersama pihak sekolah. Diskusi tersebut menghasilkan rekomendasi perbaikan pada aspek logistik dan teknis.

Rekomendasi tersebut akan diintegrasikan ke dalam panduan pelaksanaan TKA tahun berikutnya. Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto berkomitmen mengimplementasikan perbaikan tersebut.

Keberhasilan TKA di SD Kiddoz menambah kepercayaan publik terhadap sistem evaluasi kompetensi nasional. Hal ini sejalan dengan visi peningkatan mutu pendidikan Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, BBPMP, dan masyarakat, pelaksanaan TKA di Jawa Timur diproyeksikan berjalan lancar pada tahun ajaran mendatang. Semua pihak bertekad menjaga transparansi dan akurasi hasil ujian.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.