Media Kampung – Indeks Nikkei 225 Jepang mencatatkan rekor baru pada Kamis (18/6/2026) dengan ditutup di atas level 71.000 untuk pertama kalinya. Pencapaian ini merupakan hari keempat berturut-turut indeks saham unggulan Jepang tersebut mencatatkan rekor penutupan tertinggi.

Nikkei 225 ditutup naik 1.151,24 poin atau 1,64% ke level 71.053,49. Sementara itu, indeks TOPIX yang lebih luas juga mencetak rekor penutupan tertinggi dengan naik 54,95 poin atau 1,37% ke 4.068,18.

Reli ini didorong oleh optimisme pasar setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Kesepakatan tersebut meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak dan meningkatkan selera risiko investor global.

Sektor teknologi dan semikonduktor menjadi motor penggerak utama, terutama saham Kioxia Holdings, setelah indeks semikonduktor Philadelphia (SOX) di AS melonjak semalam. Saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) juga turut mendorong kenaikan.

Analis menilai sentimen bullish masih mendominasi, meskipun sebagian investor melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan Nikkei 225 juga sejalan dengan penguatan bursa Asia lainnya, seperti KOSPI Korea Selatan yang mencapai rekor 9.000,68.

Dari sisi makroekonomi, penurunan harga minyak mentah akibat prospek peningkatan ekspor Iran dan dibukanya kembali Selat Hormuz turut mendukung sentimen positif. Minyak Brent berada di sekitar US$ 77,70 per barel, sementara WTI turun ke US$ 74,40, level terendah dalam tiga bulan.

Di sisi lain, yen Jepang terus melemah ke level terendah sejak 2024 di sekitar ¥160,79 per dolar AS, memicu kekhawatiran intervensi dari otoritas Jepang. Namun, pelemahan yen justru menguntungkan saham-saham eksportir Jepang yang mendominasi Nikkei.

Dengan berlanjutnya reli ini, pelaku pasar kini mencermati level resistensi berikutnya dan dampak dari kebijakan moneter global, terutama sikap hawkish Federal Reserve AS yang menaikkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.