Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pekan ini dengan catatan positif. Pada Senin, 23 Juni 2026 pukul 09:00 WIB, IHSG dibuka menguat 0,65 persen ke level 6.177,14, setelah sebelumnya ditutup di posisi 6.177,14 pada akhir pekan lalu.

Data Transaksi Awal Sesi

Berdasarkan data dari Stockbit, volume perdagangan pada sesi awal mencapai 564,17 juta lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp536,44 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 63,63 ribu kali, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup solid sejak pembukaan.

Pergerakan Bursa Asia

Penguatan IHSG terjadi di tengah tekanan yang melanda mayoritas bursa Asia. Beberapa indeks utama kawasan tercatat berada di zona merah pada pembukaan perdagangan hari ini:

  • Nikkei 225 (Jepang): melemah 0,26 persen ke level 71.067,15
  • Hang Seng (Hong Kong): terkoreksi 0,47 persen ke level 23.811,76
  • SSE Composite (China): turun 0,34 persen ke level 4.093,95
  • Straits Times (Singapura): dibuka minus 0,07 persen ke level 5.189,14

Kondisi ini menunjukkan bahwa IHSG berhasil bergerak kontras dengan sentimen negatif regional, meskipun tekanan eksternal masih membayangi.

Nilai Tukar Rupiah

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini terpantau melemah. Berdasarkan data Stockbit, rupiah berada di level Rp17.813 per dolar AS, turun 9 poin atau 0,05 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan rupiah ini sejalan dengan tekanan di pasar Asia, namun belum menghambat laju positif IHSG.

Pergerakan IHSG selanjutnya akan dipengaruhi oleh sentimen global dan data ekonomi domestik yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Pelaku pasar disarankan mencermati perkembangan bursa Asia serta pergerakan nilai tukar rupiah sebagai indikator tambahan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.