Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Kamis (18/6/2026) di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka terkoreksi 0,46% ke level 6.191,89 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.220,74. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang juga melemah terhadap dolar AS.
Volume perdagangan pada sesi awal tercatat mencapai 587,79 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp 421,80 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 63,24 ribu kali. Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah 37 poin atau 0,21% ke level Rp 17.762 per dolar AS.
Pergerakan bursa saham di kawasan Asia pagi ini terpantau bervariasi. Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 0,37% ke level 70.163,71. Namun, indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,69% ke 24.145,19, dan indeks SSE Composite di China terkoreksi 0,34% ke 4.094,23. Sementara itu, indeks Straits Times di Singapura dibuka stagnan di level 5.176,46.
Pelemahan IHSG dan rupiah mencerminkan sentimen pasar yang masih berhati-hati. Investor disarankan mencermati perkembangan data ekonomi global dan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi pergerakan indeks ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan