Media Kampung – 18 April 2026 | ADRO mengumumkan pembagian dividen ADRO tahun 2025 dengan total USD447,5 juta, setara 99,96% laba bersih. Keputusan diambil dalam RUPS tahunan pada 17 April 2026.
Laba bersih perusahaan tercatat USD447,69 juta, sehingga hampir seluruhnya dialokasikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham. Dividen interim sebesar USD250 juta telah dibayarkan pada 15 Januari 2026.
Sisa dividen final sebesar USD197,5 juta akan dibagikan setelah RUPS, dengan nilai perkiraan Rp117 per saham berdasarkan harga penutupan Rp2.530 per lembar. Yield dividen diperkirakan 4,6%.
Jadwal resmi pembagian dividen ditetapkan: cum date pasar reguler dan negosiasi 27 April 2026, ex date 28 April 2026, cum date pasar tunai 29 April 2026, ex date pasar tunai 30 April 2026. Recording date ditetapkan pada 29 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran dividen akhir dijadwalkan pada 8 Mei 2026 melalui transfer ke rekening pemegang saham yang terdaftar. Semua tahapan akan dikelola oleh Direksi sesuai wewenang yang diberikan.
Sebagian kecil laba bersih, yaitu USD194.220 atau 0,04%, akan dicatat sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung investasi operasional dan ekspansi perusahaan. Total ekuitas terkumpul mencapai USD5 miliar, dengan saldo laba ditahan sebelumnya USD3,22 miliar.
Rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio) ADRO naik tajam menjadi hampir 100%, melampaui tahun sebelumnya yang berada di kisaran 36%. Peningkatan ini mencerminkan kebijakan perusahaan untuk memberikan nilai maksimal kepada pemegang saham.
\”Kami berkomitmen untuk meningkatkan nilai pemegang saham melalui kebijakan dividen yang agresif,\” ujar pernyataan resmi Direksi ADRO yang dikeluarkan setelah RUPS. \”Pembagian dividen ini sejalan dengan target pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan.\”
Boy Thohir, Ketua Umum Perseroan, menegaskan dukungan penuh terhadap strategi dividend payout yang tinggi sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan investor. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan memperkuat likuiditas saham ADRO di pasar.
Kondisi pasar saham pada hari RUPS menunjukkan ADRO diperdagangkan pada level Rp2.530 per lembar, menandakan stabilitas harga meskipun volume perdagangan tinggi. Analisis sekuritas memperkirakan bahwa dividend yield akan menarik minat investor institusional.
Sebagai perusahaan pertambangan nikel, ADRO mencatat kinerja keuangan kuat berkat harga nikel internasional yang menguat pada 2025. Keuntungan tersebut menjadi dasar kemampuan perusahaan untuk membagikan hampir seluruh laba bersih kepada pemegang saham.
Hingga saat ini, tidak ada perubahan jadwal pembayaran yang diumumkan, dan perusahaan mengingatkan pemegang saham untuk memantau pengumuman resmi di situs investor relations. Pembagian dividen ADRO diharapkan selesai tepat waktu pada 8 Mei 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan