Media Kampung – 18 April 2026 | Simulasi TKA SD 2026 akan dilaksanakan pada 2–8 Maret 2026 sebagai tahap persiapan sebelum ujian utama yang dijadwalkan 20–30 April 2026, dengan tujuan mengukur capaian akademik siswa kelas enam secara objektif.

Pendaftaran peserta TKA SD dibuka sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026, dan setelah fase simulasi, gladi bersih dilaksanakan 9–17 Maret 2026 untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian sesungguhnya.

Ujian TKA SD resmi berlangsung selama dua hari pada tiap peserta antara 20 dan 30 April 2026, sementara sesi susulan disediakan 11–17 Mei 2026 bagi siswa yang berhalangan pada jadwal utama.

Materi yang diujikan meliputi Matematika – Numerasi pada hari pertama dan Bahasa Indonesia – Literasi pada hari kedua, masing‑masing terdiri dari 30 soal dengan waktu pengerjaan 75 menit ditambah latihan 10 menit dan survei karakter 20 menit.

Setiap hari pelaksanaan terbagi menjadi empat sesi mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB; contoh jadwal Sesi I berlangsung 07.00–08.45 WIB, diikuti Sesi II 09.15–11.00 WIB, dan seterusnya sesuai zona WITA dan WIT.

Menurut Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026, seluruh siswa SD/MI wajib mengikuti TKA, dengan total peserta nasional mencapai 4.452.973 orang, mencakup sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Indonesia.

Di SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Kepala Sekolah Nardiyanto menegaskan bahwa sekolah memberikan suplemen tambahan berupa pembinaan guru, latihan soal, dan try‑out khusus untuk memaksimalkan persiapan peserta.

“TKA ada persiapan, ada pembinaan dari guru‑guru, latihan‑latihan soal, kemudian ada tambahan pelajaran, pendalaman materi, kemudian ada try out beberapa kali,” ujar Nardiyanto pada Jumat 17 April 2026 di sela‑sela kegiatan Felka 2026.

Sekolah tersebut menyiapkan 138 murid kelas enam untuk mengikuti TKA secara mandiri di lingkungan sekolah, meskipun tiga hingga lima siswa memilih untuk tidak ikut karena alasan pribadi.

Hasil TKA SD dipandang penting sebagai salah satu indikator penerimaan siswa ke SMP negeri, namun pihak sekolah menekankan bahwa semua peserta, termasuk yang tidak melanjutkan ke SMP negeri, tetap mendapatkan pengalaman berharga dari ujian standar nasional.

Tata tertib pelaksanaan TKA SD 2026 diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 56 Tahun 2026, yang memuat aturan bagi peserta dan pengawas, termasuk larangan penggunaan alat elektronik dan prosedur pelaporan pelanggaran.

Setelah seluruh ujian selesai, proses pengolahan data hasil dilakukan 18–23 Mei 2026, dan pengumuman resmi hasil TKA dijadwalkan pada 24 Mei 2026 melalui portal resmi Kemendikdasmen.

Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti ujian pada jadwal utama, kesempatan mengikuti tes susulan pada 11–17 Mei 2026 tetap tersedia, dengan ketentuan yang sama dalam hal materi dan tata cara.

Kementerian Pendidikan memastikan infrastruktur listrik dan koneksi internet di semua lokasi ujian berfungsi baik, guna menghindari gangguan teknis yang dapat memengaruhi keabsahan hasil tes.

Dengan semua persiapan teknis, jadwal, dan aturan yang telah disusun, simulasi TKA SD 2026 diharapkan dapat berjalan lancar, sehingga siswa dapat menunjukkan kemampuan akademik mereka secara adil dan transparan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.