Media Kampung – 18 April 2026 | Universitas Jember (UNEJ) menegaskan kesiapan menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, yang akan diikuti oleh lebih dari 13 ribu peserta pada 21–30 April 2026.

Sebanyak 13.311 calon mahasiswa akan menempuh ujian di Kampus Tegalboto, Jember, dengan dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah dioptimalkan. Lokasi tersebut dipilih karena kapasitasnya yang memadai untuk menampung ribuan peserta.

Panitia menyelenggarakan 955 unit komputer di 31 ruang ujian yang tersebar di 20 lokasi kampus. Setiap ruang dilengkapi dengan jaringan internet stabil dan sistem keamanan data.

Total tenaga pendukung meliputi 280 penanggung jawab lokasi (PJL), 716 pengawas, dan 49 teknisi TIK. Semua personel telah menjalani pelatihan intensif guna menjamin kelancaran pelaksanaan.

Ketua Pusat UTBK UNEJ, Prof. Slamin, menegaskan pada Kamis, 17 April 2026, bahwa ujian akan dilaksanakan bersih dari kecurangan. Ia menambahkan, “Pengawas harus aktif dan peka terhadap potensi kecurangan, serta dilarang membawa ponsel saat bertugas.”

Seluruh penanggung jawab lokasi dan pengawas wajib mematuhi prosedur operasional baku yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Prosedur tersebut mencakup verifikasi identitas peserta, pemeriksaan perangkat, serta pencatatan kehadiran secara digital.

Untuk menjamin pasokan listrik yang stabil, panitia berkoordinasi dengan PLN setempat, sedangkan keamanan dan pengaturan lalu lintas berada di bawah pengawasan Polres Jember. Kerjasama ini diharapkan meminimalisir gangguan teknis maupun keamanan selama masa ujian.

Fasilitas tambahan meliputi layanan antar-jemput peserta dari gerbang utama kampus hingga ke ruang ujian, serta layanan khusus bagi tiga peserta difabel yang akan mengikuti ujian di gedung LPMPP. Humas UNEJ membuka jalur bantuan bagi peserta yang membutuhkan fasilitas khusus.

Ujian UTBK SNBT 2026 di UNEJ dijadwalkan selesai pada 27 April 2026, meskipun periode resmi berlangsung hingga 30 April. Setelah penutupan, tim evaluasi akan melakukan audit hasil ujian dan pelaporan kepada Kementerian Pendidikan.

UTBK SNBT merupakan mekanisme seleksi nasional yang menentukan penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Pelaksanaan yang terpusat di beberapa universitas, termasuk UNEJ, merupakan upaya pemerintah untuk meratakan kesempatan dan meningkatkan kualitas proses seleksi.

UNEJ telah menyelenggarakan UTBK sebelumnya, termasuk edisi 2023, dengan catatan keberhasilan dalam menekan tingkat kecurangan dan memastikan keandalan sistem komputer. Pengalaman tersebut menjadi dasar penyusunan rencana operasional tahun ini.

Saat ini, semua peralatan telah terpasang, jaringan diuji, dan personel telah menerima brief terakhir menjelang ujian. Tim teknis terus memantau kesiapan sistem 24 jam sehari menjelang hari pertama pelaksanaan.

Dengan persiapan menyeluruh, UNEJ optimis dapat memberikan pengalaman ujian yang adil, aman, dan lancar bagi ribuan peserta UTBK SNBT 2026. Kondisi terbaru menunjukkan tidak ada kendala signifikan, sehingga proses pelaksanaan dapat berjalan sesuai rencana.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.