Media Kampung – Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, mendorong penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap inovasi plang nama jalan ramah lingkungan berbahan daur ulang plastik yang dipasang di kawasan Titik Nol Kota Singaraja. Produk karya Rumah Plastik Mandiri Buleleng milik Eka Darmawan itu dinilai tidak hanya menjadi solusi pengurangan sampah plastik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan potensi untuk dikembangkan lebih luas.
Sutjidra menegaskan, inovasi tersebut layak mendapatkan perlindungan HKI agar hasil karya anak daerah memiliki kepastian hukum sekaligus meningkatkan daya saing. Menurutnya, pengelolaan sampah harus mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan membuka peluang usaha baru.
“Inovasi seperti ini harus kita lindungi melalui HKI. Jangan sampai karya yang lahir dari Buleleng justru dimanfaatkan pihak lain tanpa perlindungan hukum. Ini menjadi bukti bahwa sampah plastik bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik Rumah Plastik Mandiri Buleleng, Eka Darmawan, mengaku proses merumuskan desain hingga menghasilkan plang nama jalan yang kuat dan tahan terhadap cuaca memerlukan berbagai tahapan uji coba. Mulai dari komposisi bahan baku, teknik pencetakan, hingga penyempurnaan bentuk dilakukan agar produk memenuhi standar sebagai infrastruktur publik.
“Desainnya yang memerlukan waktu, Kami berkali-kali melakukan percobaan sampai mendapatkan formula yang tepat. Harapannya produk ini tidak hanya digunakan di Buleleng, tetapi juga bisa menjadi contoh pemanfaatan sampah plastik di daerah lain,” katanya.
Pemasangan plang nama jalan berbahan daur ulang plastik di Titik Nol Singaraja menjadi langkah awal pemanfaatan material hasil pengolahan sampah sebagai infrastruktur perkotaan. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap inovasi tersebut mampu memperkuat gerakan ekonomi sirkular, mengurangi timbunan sampah plastik, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inovasi lokal yang terlindungi melalui HKI dan memiliki daya saing di tingkat nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan