Media Kampung, Dubai — Kepolisian Dubai resmi menambah armada patroli mereka dengan mobil asal China, Denza B8. SUV bongsor berteknologi plug-in hybrid (PHEV) ini menjadi generasi kedua dari Ghiath Smart Patrol Vehicle yang sebelumnya menggunakan supercar Eropa.
Denza B8 diproyeksikan membawa ekosistem kepolisian yang lebih canggih berkat integrasi kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepolisian Dubai dengan Al-Futtaim, distributor eksklusif BYD di Uni Emirat Arab (UEA), yang membuka peluang masuknya unit B8 dalam jumlah besar ke depannya.
Spesifikasi Denza B8
Denza B8 menggendong sistem penggerak canggih DMO (Dual Mode Off-road) Super Hybrid. SUV ini menggunakan mesin 4 silinder turbo 2.000 cc yang dipadukan dengan motor listrik berperforma tinggi di poros roda. Tenaga yang dihasilkan mencapai 738 dk dengan torsi puncak 760 Nm. Meski memiliki bodi besar, SUV ini mampu melesat dari 0 hingga 100 kpj hanya dalam 4,8 detik.
Tampilan Patroli
Secara visual, Denza B8 tampil mencolok dengan balutan kelir khas Kepolisian Dubai. Sebagai kendaraan taktis, eksteriornya dibekali lampu LED strobo tambahan di bagian dalam gril depan serta gugusan lampu darurat (lightbar) khusus di atap. Profil bodinya yang kotak didukung struktur sasis body-on-frame yang tangguh untuk berbagai medan operasi.
Panglima Kepolisian Dubai, Letnan Jenderal Abdulla Khalifa Al Marri, menyatakan bahwa kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen instansinya dalam memanfaatkan inovasi guna mengembangkan solusi keamanan berkelanjutan. Kehadiran Denza B8 membuktikan bahwa efisiensi energi dan kecerdasan buatan menjadi poros baru dalam armada pelindung kota di UEA.






















Tinggalkan Balasan