Media Kampung – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi akan meningkatkan Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang menjadi dermaga movable bridge (MB) berkapasitas 50 ton. Peningkatan ini bertujuan mendukung pelayanan penyeberangan lintasan Ketapang-Gilimanuk, terutama bagi kendaraan logistik berukuran besar.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan proyek peningkatan dermaga saat ini masih dalam proses lelang di tingkat pusat dan diperkirakan mulai berjalan pada Juli 2026. Peningkatan tidak hanya dilakukan pada struktur dermaga, tetapi juga mencakup penguatan akses jembatan menuju dermaga ponton.

Setelah ditingkatkan menjadi dermaga MB, kapasitas layanan dermaga tersebut akan mencapai 50 ton sehingga dapat digunakan kendaraan logistik besar, termasuk truk sumbu tiga. Targetnya, dermaga sudah bisa beroperasi pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

Selain Dermaga Ponton, ASDP juga berencana meningkatkan kapasitas dermaga MB 1, MB 2, dan MB 3 secara bertahap hingga mampu melayani kendaraan berbobot 50 ton. Saat ini, kapasitas MB 1 dan MB 2 masih 30 ton, sedangkan MB 3 hanya 25 ton.

Arief menambahkan bahwa ASDP juga berencana menambah jumlah dermaga di Pelabuhan Gilimanuk sebagai penyeimbang kapasitas di Pelabuhan Ketapang. Namun, rencana tersebut masih terkendala keterbatasan lahan di Gilimanuk.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.