Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, 2 Juni 2026. Keputusan ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah evaluasi kinerja selama satu setengah tahun. Bersama Dadan, Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya juga diberhentikan.

Meski tak lagi menjabat, perhatian publik justru tertuju pada isi garasi Dadan yang bernilai total Rp 1,4 miliar. Berdasarkan data LHKPN, kekayaan Dadan mencapai Rp 9.022.400.000, terdiri dari tanah dan bangunan Rp 5,9 miliar, harta bergerak lainnya Rp 322,4 juta, serta kas dan setara kas Rp 1,4 miliar. Koleksi kendaraannya meliputi tiga SUV mewah:

  • New Mazda CX-5 tahun 2023 senilai Rp 675.000.000
  • Honda HR-V tahun 2024 senilai Rp 330.000.000
  • Mazda CX-3 tahun 2023 senilai Rp 395.000.000

Selama menjabat, Dadan tak lepas dari kontroversi, terutama terkait pengadaan motor listrik senilai triliunan rupiah. Pada Oktober 2025, BGN menganggarkan Rp 1,22 triliun untuk 24.400 unit motor listrik di wilayah I, disusul Rp 406,5 miliar untuk 8.133 unit di wilayah II pada Mei 2025, dan Rp 1,2 triliun untuk 24.400 unit di wilayah I, II, dan III pada Juli 2025.

Dadan Hindayana adalah akademisi dan peneliti entomologi dari IPB University. Ia pertama kali dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 sebagai Kepala BGN, dan melanjutkan tugasnya di bawah pemerintahan Prabowo hingga pencopotan ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.