Media Kampung – Charles Spencer, adik kandung Putri Diana, memberikan penghormatan khusus pada peringatan 29 tahun kematian sang kakak. Pada pagi 31 Agustus 2026, ia membagikan foto-foto Althorp House, kediaman keluarga Spencer di Northamptonshire, Inggris, yang juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Putri Diana.
Foto-foto tersebut menunjukkan bendera keluarga Spencer yang dikibarkan setengah tiang, sebuah tradisi tahunan yang selalu dilakukan pada tanggal 31 Agustus untuk mengenang kepergian Diana. Dalam unggahannya di Instagram, Charles menuliskan, “31 Agustus. Hari yang paling tidak Saya sukai,” sebagai ungkapan kesedihan dan penghormatan pribadi terhadap mendiang kakaknya.
Putri Diana meninggal dunia akibat kecelakaan mobil tragis di Paris pada 31 Agustus 1997. Saat itu, kendaraan yang ditumpanginya dikejar oleh paparazzi menggunakan sepeda motor. Kematian Diana meninggalkan duka mendalam bagi keluarga kerajaan Inggris dan masyarakat luas.
Pada 6 September 1997, Charles Spencer ikut menghadiri upacara pemakaman Diana di Westminster Abbey, London, bersama anggota keluarga kerajaan seperti Raja Charles III, Pangeran William, dan Pangeran Harry. Foto-foto saat itu menunjukkan Charles berjalan bersama anggota keluarga kerajaan di belakang peti jenazah Putri Diana, menunjukkan kedekatan dan kesedihan mereka.
Selama bertahun-tahun, Charles terus mengenang dan menghormati sang kakak dengan membagikan foto-foto masa kecil mereka dan mendukung berbagai gerakan kemanusiaan yang diperjuangkan Diana. Ia juga rutin mengunjungi pulau pribadi di Althorp, tempat Diana dimakamkan, untuk meletakkan bunga segar dari taman keluarga di makamnya.
Buku Baru Mengenang Putri Diana
Charles Spencer juga mengumumkan rencana peluncuran bukunya yang berjudul Swan Song Diana, My Sister pada 22 September 2026. Buku ini menawarkan sudut pandang yang intim, jujur, dan penuh kasih tentang kehidupan Putri Diana. Dalam siaran pers, Charles menyatakan tujuan bukunya adalah untuk mengungkapkan kebenaran tentang Diana dari perspektif seorang adik, sama seperti pidato eulogy yang ia sampaikan saat pemakaman Diana.
“Saya ingin berbicara atas nama Diana dan menyampaikannya secara positif dan terbuka,” ujar Charles. Buku ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang sosok Putri Wales yang dikenal luas sebagai ikon kemanusiaan dan kasih sayang.
Peringatan 29 tahun wafatnya Putri Diana menjadi momen refleksi bagi keluarga dan para penggemarnya di seluruh dunia. Melalui penghormatan yang dilakukan Charles Spencer, semangat dan warisan Diana tetap dikenang dan terus menginspirasi banyak orang hingga kini.















Tinggalkan Balasan