Media Kampung, Penjaga gawang Portugal, Diogo Costa, menyatakan kekalahan timnya dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 disebabkan oleh kurangnya keberuntungan. Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol setelah gol tunggal Mikel Merino pada menit tambahan babak kedua di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) WIB.
“Kami memiliki banyak harapan, tapi itu tidak cukup. Kami memiliki generasi pemenang, kami memiliki segalanya untuk melakukan lebih baik. Kami melakukan yang terbaik, tapi kami kurang beruntung,” ujar Costa dalam pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Portugal, Selasa.
Menurut penjaga gawang FC Porto itu, timnya kurang efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada di depan pertahanan Spanyol. “Kami telah melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini,” tegasnya.
Sepanjang laga, Portugal melepaskan sepuluh tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Spanyol mencatatkan 15 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Portugal dalam tiga pertemuan terakhir melawan Spanyol di Piala Dunia, yaitu dua kekalahan dan satu hasil imbang.
Kekalahan tersebut juga mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Sebelum pertandingan, Ronaldo telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 adalah edisi terakhirnya. Meski demikian, ia gagal memberikan kontribusi signifikan dalam laga pamungkasnya.
Bagi Spanyol, kemenangan ini membawa mereka ke perempat final untuk menghadapi pemenang antara Amerika Serikat dan Belgia. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji ketangguhan timnya yang mampu menunggu momen tepat untuk mencetak gol penentu.






















Tinggalkan Balasan