Media Kampung, Inggris harus menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026 tanpa bek Jarell Quansah yang mendapat kartu merah saat melawan Meksiko. Selain itu, lima pemain inti lainnya berada dalam ancaman hukuman jika kembali mendapatkan kartu kuning.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Azteca, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB, Inggris menang dramatis 3-2 atas tuan rumah Meksiko. Quansah diusir wasit pada menit ke-54 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo. Kartu merah tersebut memaksanya absen pada laga kontra Norwegia di Miami, Sabtu (11/7/2026).
Manajer Thomas Tuchel kini memiliki masalah disiplin yang harus dikelola. Jude Bellingham dan Declan Rice masing-masing telah mengantongi satu kartu kuning di babak gugur. Jika keduanya mendapat kartu kuning lagi saat melawan Norwegia, mereka akan menjalani larangan bermain di semifinal jika Inggris lolos.
Kondisi serupa juga dialami bek Manchester City, Marc Guehi dan Nico O’Reilly. Mereka juga terancam hukuman yang sama. Sementara itu, gelandang Jordan Henderson dipastikan absen karena cedera pergelangan tangan yang dialaminya saat selebrasi kemenangan atas Meksiko.
FIFA menerapkan aturan penghapusan kartu kuning setelah babak grup dan setelah perempat final. Namun, kartu kuning yang diterima pada babak 32 besar atau 16 besar tetap berlaku hingga setelah perempat final. Rice mendapat kartu kuning pertamanya saat melawan Ghana di fase grup, sehingga kartu tersebut sudah dihapus. Namun, kartu kuning yang diterimanya pada menit pertama kontra Meksiko membuatnya berada dalam bahaya.
Bellingham menerima kartu kuning saat melawan Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Jika ia kembali mendapat kartu kuning di Miami, ia harus menonton dari tribun jika Inggris melaju ke semifinal.
Tuchel menyoroti inkonsistensi keputusan wasit. “Kami hanya ingin konsistensi dalam keputusan. Apakah kartu kuning untuk Declan Rice pada menit pertama itu benar-benar kartu kuning? Apakah kami akan mendapatkan pengembalian seperti Perancis untuk Michael Olise?” ujarnya.
Inggris kini harus menyeimbangkan agresivitas dengan kehati-hatian ekstra agar tidak kehilangan pemain kunci di fase krusial turnamen. Laga melawan Norwegia akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Tuchel.






















Tinggalkan Balasan