Media Kampung, Penyerang veteran Meksiko, Raúl Jiménez, mencetak tiga gol untuk negaranya di Piala Dunia 2026, termasuk satu gol dari titik penalti. Prestasi ini menjadi puncak perjalanan luar biasa pemain 35 tahun tersebut setelah nyaris kehilangan nyawa akibat cedera kepala parah pada 2020.

Jiménez mengalami fraktur tengkorak dan pendarahan otak setelah berbenturan dengan bek Arsenal David Luiz dalam laga Premier League. Ia menjalani operasi darurat yang menyelamatkan jiwanya, namun harus menjalani pemulihan panjang selama delapan bulan sebelum kembali ke lapangan.

Baca juga:

Meski sempat diragukan kemampuannya setelah cedera, Jiménez membungkam kritik dengan gol pertamanya di Piala Dunia, yang dicetak dengan sundulan kepala saat melawan Afrika Selatan. Gol tersebut menjadi momen emosional bagi pemain yang pernah dianggap tidak akan kembali ke performa terbaiknya.

Baca juga:

Perjalanan Jiménez juga diwarnai duka. Ayahnya, Raúl Jiménez Vega, meninggal pada Maret 2026 setelah berjuang melawan kanker pankreas. Sang ayah dikenal sebagai pendukung setia karier Jiménez sejak kecil hingga ia bersinar di Eropa.

Baca juga:

Dalam laga melawan Inggris di babak 16 besar, Jiménez mencetak gol penalti untuk memperkecil ketertinggalan, namun Inggris menang 3-2 berkat dua gol cepat Jude Bellingham. Meski kalah, Meksiko mencatat rekor nasional dengan empat kemenangan, 12 poin, 10 gol, dan empat clean sheet di turnamen ini.