Media Kampung – Surabaya – Pelatih sepak bola nasional Indonesia, Muhammad Zein Al Haddad, yang akrab disapa Mamak, menegaskan bahwa tim-tim Asia kini mampu bersaing di Piala Dunia 2026. Menurutnya, perkembangan ini patut diapresiasi karena negara-negara Asia tidak lagi menjadi bulan-bulanan tim Eropa atau Amerika Latin.
Dalam pernyataannya pada Rabu, 17 Juni 2026, Mamak menyoroti sejumlah hasil pertandingan yang membuktikan daya saing Asia. Salah satu contohnya adalah kemampuan Jepang menahan laju Belanda, yang selama ini dikenal sebagai kekuatan sepak bola dunia. Selain Jepang, Iran dan Irak juga menunjukkan performa impresif.
“Saya rasa negara-negara Asia sekarang ini bisa menjadi contoh bahwa sepak bola itu multikompleks dan sulit untuk dimanage,” ujar Mamak. Ia menambahkan bahwa kesenjangan kualitas antara Asia dan negara unggulan dunia semakin mengecil.
Menurut Mamak, hasil pertandingan tidak hanya ditentukan oleh status unggulan di atas kertas. Ada empat faktor utama yang memengaruhi hasil: kemampuan teknik, kondisi fisik, penerapan taktik, dan kekuatan mental. “Tim yang dianggap sedikit di atas kekuatan Asia itu tidak bisa begitu saja mengalahkan tim Asia karena faktor-faktor yang terjadi,” jelasnya.
Mamak optimistis bahwa dengan perkembangan yang ditunjukkan di Piala Dunia 2026, negara-negara Asia akan semakin diperhitungkan dalam persaingan sepak bola internasional. Ia berharap tren positif ini terus berlanjut dan memotivasi negara Asia lainnya untuk meningkatkan kualitas sepak bola.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan