Media Kampung – Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa anak asuhnya tampil cemas pada babak pertama saat ditahan imbang 1-1 oleh Maroko dalam laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Minggu (14/6/2026) pagi WIB, membuat Brasil harus puas berbagi poin dengan semifinalis edisi sebelumnya.
Maroko unggul lebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Memanfaatkan umpan terobosan Brahim Diaz, Saibari melepaskan sepakan cungkil yang tak mampu dihalau kiper Brasil. Namun, Selecao menyamakan kedudukan 11 menit kemudian lewat tendangan keras Vinicius Jr.
“Puas. Kami berharap bisa memulai dengan lebih baik, tetapi hal itu bisa saja terjadi,” ujar Ancelotti selepas laga, dikutip dari UOL Esporte. Pelatih asal Italia itu menambahkan, “Sekarang kami harus melihat pertandingan berikutnya.”
Ancelotti menyoroti rasa cemas yang mengganggu permainan tim, terutama di babak pertama. “Kecemasan, saya rasa iya. Pada babak pertama mereka berhasil keluar dari tekanan dan melakukan transisi yang berbahaya,” tutur mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Ia juga menyebut Brasil terlalu sering kehilangan bola dan kalah dalam duel. “Ini adalah pertandingan yang sulit karena Maroko adalah tim yang bagus,” ulasnya.
Dengan hasil ini, Maroko dan Brasil menempati peringkat 1 dan 2 klasemen Grup C dengan sama-sama mengemas satu poin. Selanjutnya, Brasil dijadwalkan menghadapi Haiti pada Jumat (19/6/2026) atau Sabtu pukul 07.30 WIB di Stadion Philadelphia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan