Media KampungPiala Dunia 2026 resmi bergulir pada Jumat (12/6) dini hari WIB dengan sejumlah keunikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Edisi kali ini tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi panggung terakhir bagi legenda seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Digelar di Tiga Negara

Untuk pertama kalinya, Piala Dunia diselenggarakan di tiga negara: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Amerika Serikat menjadi tuan rumah dengan jatah pertandingan terbanyak, yaitu 60 dari total 104 laga. Keberagaman atmosfer dari masing-masing negara menjadi daya tarik tersendiri, meskipun juga menimbulkan tantangan seperti keamanan di Meksiko dan isu politik di AS.

Jumlah Peserta Bertambah Menjadi 48

FIFA memutuskan menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Langkah ini bertujuan memberi kesempatan lebih luas bagi negara-negara untuk tampil di ajang paling bergengsi. Namun, peningkatan jumlah peserta juga berpotensi menimbulkan kesenjangan kualitas antar tim.

Last Dance Para Legenda

Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi ajang perpisahan bagi beberapa pemain bintang. Cristiano Ronaldo yang kini berusia 41 tahun, bersama Lionel Messi, Luka Modric, dan Neymar, diperkirakan akan menjalani Piala Dunia terakhir mereka. Faktor usia menjadi alasan utama di balik prediksi ini.

Cuaca dan Suhu Ekstrem

Sejumlah kota penyelenggara seperti Dallas, Houston, Miami, dan Monterrey mengalami suhu ekstrem. FIFA menerapkan pengaturan jadwal ketat dan menyediakan pendingin udara di stadion, serta menerapkan aturan water break untuk menjaga kondisi pemain.

Teknologi VAR Terbaru

Piala Dunia 2026 menggunakan teknologi VAR versi terbaru, yaitu Semi-Automated Offside Technology. Sistem ini memanfaatkan pelacakan tiga dimensi posisi pemain dan bola untuk mempercepat serta meningkatkan akurasi keputusan offside. Selain itu, diterapkan pula aturan baru seperti batasan waktu untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.