Media Kampung – Jelang kick-off Piala Dunia 2026, Paus Leo XIV menyampaikan pesan reflektif tentang makna sepak bola dan filosofi mengoper bola. Melalui cuitan resminya pada Kamis (11/6), Bapa Suci menekankan bahwa ajang terbesar dunia ini bukan sekadar kompetisi, melainkan simbol hidup rukun antar sesama.
“Piala Dunia dimulai besok, dan banyak orang akan menonton pertandingannya. Sepak bola mengingatkan kita pada sesuatu yang tidak boleh kita lupakan: hidup bukanlah perlombaan untuk pamer sendiri, tetapi jalan yang kita pelajari untuk dilalui bersama,” tulis Paus Leo XIV.
Dalam cuitan lanjutan, Paus Leo menegaskan filosofi sederhana dari permainan sepak bola yang tidak jauh berbeda dengan perjalanan kehidupan. “Siapa pun yang tidak tahu cara mengoper bola, meskipun berbakat, belum memahami permainan ini. Siapa pun yang tidak tahu cara hidup bersama dan untuk orang lain belum memahami hidup,” ujarnya.
Komentar Paus Leo itu menambah dimensi spiritual pada momentum Piala Dunia 2026. Sepak bola di matanya bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang kebersamaan, solidaritas, dan belajar hidup untuk orang lain. Pesan ini sejalan dengan semangat Piala Dunia yang selalu menjadi ajang pemersatu bangsa, di mana jutaan orang dari berbagai latar belakang berkumpul merayakan olahraga paling populer di dunia.
Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada 11 Juni hingga 19 Juli, digelar di tiga negara sekaligus: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Laga perdana akan mempertemukan tuan rumah Timnas Meksiko melawan Timnas Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City.














