Media Kampung, Gelang Patah – Pertandingan pembuka fase liga wilayah timur Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2026/2027 antara Johor Darul Ta’zim (JDT) dan Buriram United berakhir imbang 1-1. Laga yang digelar di Stadion Sultan Ibrahim, Gelang Patah, Malaysia, Rabu (16/9/2026) berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi.

JDT berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Oscar Arribas pada menit ke-26, memanfaatkan umpan dari Marcos Guilherme. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Buriram United menyamakan kedudukan pada menit akhir babak pertama lewat sepakan voli Stefan Schimmer yang menerima umpan dari Darlan Mendes.

Baca juga:

Babak kedua berlangsung dengan intensitas tinggi, kedua tim saling menyerang dan menciptakan peluang. JDT yang diasuh oleh pelatih Xisco Munoz menguasai bola cukup baik, namun kesulitan dalam penyelesaian akhir. Pergantian pemain dilakukan termasuk memasukkan Bergson da Silva yang hampir mencetak gol, namun berhasil digagalkan oleh kiper Buriram, Neil Etheridge.

Laga semakin keras hingga wasit mengeluarkan dua kartu merah, masing-masing untuk Eddy Israfilov dari JDT dan Kenny Dougall dari Buriram United, sehingga kedua tim harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Baca juga:

Hasil imbang ini menempatkan JDT di posisi ketujuh klasemen sementara wilayah timur dengan satu poin, sementara Buriram United berada di posisi keenam dengan poin yang sama. Pertandingan ini menjadi pembuka yang penuh drama dan menunjukkan persaingan ketat antar klub Asia Tenggara di grup tersebut.

Selain itu, pada wilayah barat, Al Ain dari Uni Emirat Arab sukses membantai Al Nassr dari Arab Saudi dengan skor 4-0, menempatkan Al Ain di puncak klasemen sementara wilayah barat ACL Elite.

Baca juga:

Dalam konteks sepak bola Asia Tenggara, hasil ini menegaskan bahwa persaingan di Liga Champions Asia Elite semakin kompetitif, terutama antara klub-klub seperti JDT dan Buriram United yang memiliki ambisi besar di kompetisi ini. Kedua tim akan berupaya meningkatkan performa untuk meraih hasil maksimal di pertandingan selanjutnya demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.