Media Kampung – Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina berakhir dengan insiden memalukan. Beberapa saat setelah wasit meniup peluit panjang tanda kemenangan Spanyol 1-0, pemain Argentina, Leandro Paredes, terlibat perkelahian di lapangan MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) malam waktu setempat.

Komentator BBC, Alan Shearer, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut melaporkan bahwa Paredes melayangkan beberapa pukulan ke arah pemain lawan. “Saya melihat dia mengayunkan setidaknya dua atau tiga pukulan keras ke wajah seseorang. Dia benar-benar menyerang. Jujur, tidak ada tempat untuk perilaku seperti itu,” ujar Shearer dikutip dari BBC Sport.

Baca juga:

Mantan kiper Inggris, Joe Hart, menyebut pemandangan itu “menjijikkan”. “Pertandingan sudah selesai. Mereka tidak punya alasan atas apa yang terjadi hari ini. Perilaku yang menjijikkan,” kata Hart. Mantan bek Manchester City, Micah Richards, menambahkan bahwa insiden tersebut sangat memalukan.

Pertandingan final berlangsung sengit dengan Spanyol mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang. Gol tunggal kemenangan Spanyol tercipta di babak kedua. Kekalahan ini membuat Argentina gagal meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya setelah 2022.

Baca juga:

Hingga berita ini diturunkan, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. FIFA diperkirakan akan membuka investigasi dan memberikan sanksi kepada pemain yang terlibat.

Insiden ini mencoreng citra sepak bola Argentina yang sebelumnya sempat menuai kritik karena gaya bermain keras dan sering terlibat kontroversi. Publik pun mempertanyakan apakah tindakan disipliner akan dijatuhkan kepada Paredes dan pemain lain yang terlibat.

Baca juga: