Media Kampung – Spanyol menunjukkan tajinya di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Austria 3-0 di SoFi Stadium, Los Angeles, Jumat (3/7) WIB. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi La Roja di babak gugur Piala Dunia sejak 2010. Rodri, yang menjadi kapten dan jangkar di lini tengah, tampil impresif dalam mengatur tempo permainan.

Peran Kunci Rodri

Rodri, gelandang bertahan Manchester City, memainkan peran vital dalam formasi 4-3-3 Spanyol. Ia bertugas sebagai penghubung antara lini belakang dan depan, sekaligus memutus serangan balik Austria. Bersama Pedri dan Dani Olmo yang rotasi cerdas, Rodri memastikan Spanyol menguasai bola dan ruang sepanjang pertandingan.

Dominasi Sejak Awal

Berbeda dengan laga pembuka yang hanya imbang 0-0 melawan Cape Verde, Spanyol tampil agresif sejak menit pertama. Luis de la Fuente tidak banyak mengubah susunan pemain yang menang 4-0 atas Arab Saudi dan 1-0 atas Uruguay. Unai Simon tetap menjadi kiper utama, dengan duo bek tengah Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte kokoh menghadapi ancaman udara Marko Arnautovic.

Gol-Gol Kemenangan

Mikel Oyarzabal membuka keunggulan pada menit ke-36, memanfaatkan umpan silang dari sayap. Pedro Porro menggandakan skor pada menit ke-66 melalui sundulan—gol internasional pertamanya dalam 20 penampilan. Oyarzabal menutup pesta dengan gol keduanya di menit ke-89, sebuah penyelesaian yang tampak mudah namun penuh presisi.

Rekor Unai Simon

Unai Simon mencatatkan rekor baru sebagai kiper dengan catatan clean sheet terlama dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rekor 517 menit milik Walter Zenga (1990). Ia nyaris tidak diuji sepanjang laga, berkat solidnya pertahanan Spanyol yang belum kebobolan sepanjang turnamen.

Lamine Yamal dan Alex Baena

Lamine Yamal, remaja 18 tahun Barcelona, kembali menjadi pembeda di sisi kanan. Meski masih dalam pemulihan cedera hamstring, ia mampu menarik perhatian bek Austria dan menciptakan ruang bagi rekan setim. Di sisi kiri, Alex Baena menjadi ancaman konstan dengan pergerakan dan umpan silangnya. Keduanya menjadi kunci kebangkitan Spanyol setelah start yang lamban.

Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke babak 16 besar dan menunjukkan diri sebagai salah satu favorit juara. Rodri dan kawan-kawan akan menghadapi lawan yang belum ditentukan, tetapi performa melawan Austria memberi sinyal bahwa La Roja siap bersaing hingga akhir.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.