Media Kampung – Scott McTominay menjadi sorotan tajam setelah penampilannya yang mengecewakan bersama Timnas Skotlandia di Piala Dunia 2026. Gelandang Napoli itu gagal menunjukkan performa terbaiknya dalam tiga pertandingan Grup C, yang membuat Skotlandia hanya meraih satu kemenangan tipis atas Haiti dan dua kekalahan telak dari Maroko dan Brasil.
McTominay, yang sebelumnya bersinar di Napoli setelah meninggalkan Manchester United, justru tampil buruk di ajang paling bergengsi sepak bola dunia. Dalam laga melawan Brasil, ia gagal memberikan kontribusi berarti, meskipun sempat menciptakan peluang yang digagalkan kiper Alisson Becker. Kritik pedas datang dari berbagai pihak, termasuk mantan pemain Skotlandia Neil McCann yang menyebut McTominay tidak mampu membawa kualitas klubnya ke level internasional.
Media Inggris bahkan menyebut penampilan McTominay sebagai ‘dreadful’ (mengerikan). Gelandang berusia 29 tahun itu juga absen dari sesi wawancara rutin, yang semakin memicu spekulasi mengenai ketidakpuasan di dalam tim. Rekan setimnya, John McGinn, juga menuai kritik karena gagal mengulang performa gemilangnya di Aston Villa.
Kekalahan 3-0 dari Brasil memastikan Skotlandia finis di posisi ketiga Grup C dengan tiga poin. Nasib mereka kini bergantung pada hasil tim lain untuk menentukan apakah mereka lolos sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik. Pelatih Steve Clarke, yang mendapat kontrak baru sebelum turnamen, berada di bawah tekanan besar setelah performa buruk timnya.
Bagi McTominay, Piala Dunia ini menjadi bukti bahwa kesuksesan di level klub tidak otomatis terulang di tim nasional. Meskipun ia menjadi pemain kunci di Napoli, kegagalannya di Skotlandia menimbulkan pertanyaan tentang kemampuannya saat menghadapi tekanan tinggi di panggung terbesar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan