Media Kampung – RB Leipzig menjadi sorotan utama bursa transfer musim panas 2026 setelah menolak tawaran perdana Liverpool untuk winger andalan mereka, Yan Diomande. Klub Bundesliga itu dilaporkan bersikeras mempertahankan pemain berusia 19 tahun tersebut, meskipun The Reds berencana mengajukan tawaran kedua yang lebih besar.
Liverpool menjadikan Diomande sebagai prioritas utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Mohamed Salah yang hengkang pada akhir musim 2025/26. Tawaran awal Liverpool senilai €100 juta (£87 juta) ditolak mentah-mentah oleh RB Leipzig. Menurut sumber, Leipzig bahkan membanderol Diomande di atas rekor transfer Bundesliga saat ini.
Namun, Liverpool tidak putus asa. Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Liverpool telah bekerja keras meyakinkan Diomande secara pribadi. Upaya pendekatan intensif dilakukan sejak Desember lalu, dengan komunikasi hampir setiap hari antara perwakilan klub dan entourage pemain. Romano menilai sisi personal ini kerap diabaikan media, namun bisa menjadi kunci jika Diomande akhirnya memutuskan masa depannya.
RB Leipzig sendiri dikenal sebagai klub yang sulit bernegosiasi untuk pemain bintangnya. Mereka kerap mematok harga tinggi dan tidak mudah tergoda tawaran, seperti yang pernah terjadi pada transfer pemain seperti Dayot Upamecano atau Josko Gvardiol. Situasi ini membuat Liverpool harus bersiap dengan skenario alternatif.
BBC Sport melaporkan bahwa Liverpool telah menyiapkan opsi lain jika gagal mendapatkan Diomande. Nama-nama seperti Bradley Barcola (Paris Saint-Germain) dan Said El Mala (Cologne) masuk dalam daftar pantauan. Newcastle United juga disebut tertarik pada El Mala dan Matias Fernandez-Pardo dari Lille.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan antara Liverpool dan RB Leipzig. Tawaran kedua diperkirakan akan diajukan dalam waktu dekat, namun Leipzig masih pada posisi bertahan. Keputusan akhir bisa bergantung pada keinginan Diomande sendiri, yang sejauh ini belum memberikan sinyal jelas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan