Media Kampung – Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, dengan tegas membantah adanya keretakan hubungan dengan kapten tim, Mohamed Salah. Isu tersebut muncul setelah Salah ditarik keluar pada menit ke-76 saat Mesir bermain imbang 1-1 melawan Belgia di laga pembuka Piala Dunia 2026. Hassan menegaskan bahwa suasana di dalam skuad tetap solid dan profesional menjelang pertandingan penting Grup G melawan Selandia Baru di BC Place, Senin (22/6) WIB.

Rumor keretakan mencuat setelah Salah, yang tampil apik dengan assist untuk gol Emam Ashour, digantikan oleh pemain muda Hamza Abdelkarim. Seusai pertandingan, Salah dikabarkan tidak senang dengan keputusan Hassan. Namun, sang pelatih langsung membantahnya dalam pernyataan resmi.

Pernyataan Hossam Hassan

Hassan menegaskan bahwa Salah tetap menjadi bagian penting dari tim, sama seperti pemain lainnya. “Salah adalah pemain penting bagi skuad kami, dan 26 pemain yang ada di sini bersama saya juga sangat penting,” kata Hassan dikutip dari Reuters. Ia menekankan sikap profesionalnya kepada seluruh pemain tanpa membeda-bedakan. “Setiap pemain yang pernah bekerja dengan saya tahu bahwa saya memperlakukan mereka secara profesional. Saya tidak punya pemain favorit.”

Hassan juga memuji karakter Salah yang menjadi panutan bagi rekan setimnya. “Salah adalah pemain hebat yang banyak membantu rekan-rekannya. Dia sangat disiplin dan merupakan panutan.” Menurut Hassan, keputusan mengenai starter atau pergantian pemain adalah hal normal dalam sepak bola. “Jika dia bermain sebagai starter atau jika dia diganti, itu hal yang normal. Itulah perannya sebagai pemain. Semua orang tahu saya bekerja demi kepentingan tim nasional.”

Konteks Performa Mohamed Salah

Sebelum turnamen, Salah tampil tajam sepanjang fase kualifikasi dengan mencetak sembilan gol, menegaskan perannya sebagai tumpuan utama Mesir. Di laga melawan Belgia, ia mencatatkan assist sebelum ditarik keluar. Meski demikian, Hassan meminta publik tidak terlalu memikirkan rumor yang beredar. “Rumor selalu ada, baik tentang pemain, bintang, maupun tim. Tapi Salah adalah seseorang yang sangat disiplin. Dia berlatih bersama kami dan dia juga orang pertama yang akan menerima keputusan saya sebagai pelatih.”

Dengan pernyataan tegas ini, timnas Mesir diharapkan tetap fokus menghadapi Selandia Baru yang wajib mewaspadai Mohamed Salah secara kolektif. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Mesir untuk meraih kemenangan pertama di Piala Dunia 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.